Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

Tiga Pengguna Sabu Ditangkap, Salah Satunya PNS

Nuryaman
SATUAN Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kuningan menciduk dan mengamankan tiga orang pria tersangka pengguna narkotika jenis sabu, berikut barang buktinya.*/NURYAMAN/PR
SATUAN Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kuningan menciduk dan mengamankan tiga orang pria tersangka pengguna narkotika jenis sabu, berikut barang buktinya.*/NURYAMAN/PR

KUNINGAN, (PR).- Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Kuningan menciduk dan mengamankan tiga orang pria tersangka pengguna narkotika jenis sabu, berikut barang buktinya. Dari ketiga tersangka, seorang di antaranya diketahui berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Kasatres Narkoba Polres Kuningan Dedih Dipraja mengungkapkan, ketiga tersangka semuanya merupakan warga Kabupaten Kuningan. Mereka berinisial YO (39), warga Desa Sindangagung, Kecamatan Sindangagung, YS (33), warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Sindangagung, dan YT alias Openg (40), warga Desa Jalaksana, Kecamatan Jalaksana.

Tersangka berinisial YO merupakan PNS Dinas Kehutanan Provinsi Jabar Wilayah VIII Kuningan. “Menurut dia (YO), yang bersangkutan diangkat PNS sejak tahun 2001,” kata Dedih Dipraja kepada Pikiran Rakyat, Jumat, 12 Juli 2019. 

Dedih menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ketiganya merupakan pengguna aktif sabu. Selain itu dalam penangkapan ketiga tersangka itu, jajaran Satreskrim Polres Kuningan juga mendapati tiga paket sabu seberat 0,95 gram, serta satu set bong yang merupakan alat bantu menghisap sabu milik tiga tersangka tersebut.

Terungkap dan tertangkapnya tiga tersangka kasus penyalahgunaan narkotika itu, tutur Dedih, berawal bekal informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di seputar Pasar Baru Kuningan, sering ditemukan orang mengisap sabu di dalam mobil Toyota Innova.

“Berbekal informasi itu, kami lidik selama satu minggu hingga akhirnya pada Rabu sore kemarin, kami berhasil menangkap tiga tersangka berikut barang buktinya ini,“ katanya.

Dedih menambahkan, tersangka YO dan YS terciduk di Jalan RE Martadinata, depan Marshal Futsal, Kelurahan Ciporang, Kabupaten Kuningan. Sedangkan tersangka YT terciduk menyusul sekitar tiga jam kemudian di SPBU di Desa Ciloa, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan.

Ketiga tersangka itu sementara dijerat dengan pasal 112 ayat (1) jo pasal 127 ayat (1) huruf a, Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancaman hukumannya pidana penjara paling singat 4 tahun paling lama 12 tahun. Dan,pidana denda paling sedikit Rp 800 juta sampai paling banyak Rp 8 miliar," tutur Dedih.***

Bagikan: