Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

Pemkab Sumedang Raih Pastika Parama 

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI Kawasan Tanpa Rokok.*/DOK PR
ILUSTRASI Kawasan Tanpa Rokok.*/DOK PR

SUMEDANG,(PR).- Pemerintah Kabupaten Sumedang, pada tahun 2019 ini berhasil meraih penghargaan Pastika Parama, dari Menteri Kesehatan RI Nila Djuita F. Moeloek.

Penghargaan tersebut, merupakan sebuah penialaian dengan kategori tertinggi yang diberikan Kementerian Kesehatan RI, kepada Pemerintah Daerah yang dinilai telah berhasil mengimplementasikan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di ruang publik.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sumedang, H. Asep Tatang Sujana, penghargaan Pastika Parama ini diterima langsung oleh Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, di Aula Siwabessi Gedung Prof. Sujudi Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis 11 Juli 2019 lalu.

"Alhamdulillah, kemarin Pemkab Sumedang dipercaya mendapat penghargaan Pastika Parama. Penghargaan ini merupakan wujud keberhasilan Pemkab dalam menerapkan Perda KTR, serta kebijakan pengendalian konsumsi tembakau untuk membiasakan hidup sehat bagi masyarakat," kata Asep Tatang, Jumat 12 Juli 2019.

Beebicara soal penerapan KTR, lanjut Asep, Pemkab Sumedang, sejauh ini memang telah memiliki Perda Nomor 17 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Sebagai implementasinya, Pemkab telah mengeluarkan larangan penggunaan rokok di sejumlah ruang publik, seperti di puskesmas, perkantoran, rumah sakit, sekolahan, dan ruang publik lainnya.

Menanghapi keberhasilan tersebut, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, mengaku sangat bersyukur bisa meraih penghargaan itu. Dengan adanya penghargaan ini, berarti Pemkab Sumedang telah dinilai berhasil dalam melaksanakan komitmentnya untuk menerapkan KTR.

"Penghargaan ini sangat luar biasa, karena tidak semua daerah dapat meraih penghargaan ini," katanya, kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Wabup berpesan, dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan semua pihak bisa lebih disiplin dalam merokok, dalam kata lain tidak boleh merokok sembarangan di lokasi yang sudah masuk dalam KTR.***

Bagikan: