Pikiran Rakyat
USD Jual 14.024,00 Beli 14.122,00 | Umumnya berawan, 20.1 ° C

Wagub Pastikan Stok Pangan Tetap Aman hingga Musim Hujan

Tim Pikiran Rakyat

FOTO ilustrasi stok pangan masih aman sampai musim hujan.*/ANTARA
FOTO ilustrasi stok pangan masih aman sampai musim hujan.*/ANTARA

SUMEDANG,(PR).- Meski pada awal musim kemarau ini sudah banyak areal pertanian yang mengalami kekeringan, namun stok pangan di Jawa Barat dipastikan bakal tetap aman hingga musim hujan tiba.

Kepastian soal stok pangan ini, disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, saat dikonfirmasi wartawan terkait upaya Pemprov Jabar dalam mengantisipasi masa paceklik di musim kemarau.

Uu sendiri, memang membenarkan kalau pada awal musim kemarau ini, telah banyak kabupaten/kota di Jawa Barat yang dilanda kekeringan.

"Kekeringan ini memang terjadi merata hampir di setiap daerah di Jawa Barat," kata Uu, usai membuka kegiatan TMMD ke-105 di Paseh, Sumedang, Selasa 9 Juli 2019.

Namun demikian, kata Uu, warga tidak perlu khawatir, sebab ketersediaan pangan, khususnya padi, di Jawa Barat pasti akan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat hingga memasuki musim penghujan nanti.

Pasalnya, sebelum kemungkinan musim paceklik itu terjadi, Pemprov Jabar sejauh ini telah melakukan strategi upaya penangangan ancaman rawan pangan. Salah satunya, dengan menyiapkan lahan pertanian padi seluas 1 juta hektar di seluruh wilayah kabupaten/kota di Jawa Barat. Satu juta hektare tanaman padi ini, lanjut Uu, dalam waktu dekat ini kemungkinan sudah bisa dipanen.

"Dalam waktu dekat kami akan memanen 1 juta hektare tanaman padi di seluruh wilayah Jawa Barat. Insya Allah, hasil panen sebanyak itu akan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga musim penghujan tiba. Jadi warga Jawa Barat tidak perlu khawatir, stok pangan aman," katanya.

Adapun untuk langkah antisipasi kekeringan pada lahan pertanian ini, kata Uu, pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh kepala daerah (Bupati/Walikota) di Jawa Barat, agar bisa turun tangan membantu para petani dalam memenuhi kebutuhan pengairan untuk lahan pertaniannya.

"Kami sudah instruksikan kabupaten/kota untuk membantu petani. Bantu mereka yang membutuhkan pompa air, paralon, atau sarana lainnya untuk pengadaan air ke lahan persawahan para petani" ujarnya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.*** 

Bagikan: