Pikiran Rakyat
USD Jual 13.896,00 Beli 13.994,00 | Sedikit awan, 21.8 ° C

Balok Penyangga Cetakan Pier Head Ambruk, Penyebabnya Terus Ditelusuri

PEKERJA mengevakuasi reruntuhan balok penyangga cetakan pier head 109 proyek Tol Bogor Riang Road yang ambruk saat proses pengecoran, Rabu, 10 Juli 2019.  Dua pekerja dilaporkan terluka dalam kejadian tersebut.*/ WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR
PEKERJA mengevakuasi reruntuhan balok penyangga cetakan pier head 109 proyek Tol Bogor Riang Road yang ambruk saat proses pengecoran, Rabu, 10 Juli 2019. Dua pekerja dilaporkan terluka dalam kejadian tersebut.*/ WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

BOGOR, (PR).- Terkait insiden ambruknya balok penyangga cetakan pier head yang menyebabkan dua orang terluka di proyek pembangunan jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi III A (Simpang Yasmin-Simpang Semplak), Jalan Soleh Iskandar  arah menuju Parung,Rabu, 10 Juli 2019, anggota Komite Keselamatan Kontruksi  Lazuardi menyatakan belum dapat menarik kesimpulan.

Menurut Lazuardi, Komite Keselamatan Kontruksi baru akan mengambil data untuk diolah sebagai upaya investigasi awal, Rabu, 10 Juli 2019. 

“Kita belum bisa sebut ini kelalaian atau apa ya, karena kecelakaan itu bisa jadi banyak penyebabnya, bisa kesalahan prosedur atau sebagainya. Kami upayakan secepatnya, nanti kita berikan rekomendasikan untuk perbaikan,” kata Lazuardi, di lokasi proyek. 

Sebagai informasi, progress pembangunan Jalan Tol Bogor Ring Road Sesi IIIA  saat ini di Simpang Yasmin-Simpang Semplak sampai 7 Juli 2019 mencapai  35,71 persen. Pembangunan tol sepanjang 2,85 kilometer yang dimulai sejak  awal Januari 2019 tersebut dibiayai oleh APBN dengan anggaran Rp 1,6 triliun.

Seperti diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, balok penyangga cetakan pier head tepatnya di kolom 109  proyek pembangunan jalan Tol Bogor Ring Road Seksi III A (Simpang Yasmin-Simpang Semplak) Jalan Soleh Iskandar arah menuju Parung (tepatnya di depan Perumahan Taman Sari Persada), Kota Bogor, ambruk pada Rabu, 10 Juli 2019.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 05.15 WIB, dan mengakibatkan dua pekerja yakni Acil (25) dan Hanif (25) terluka. Keduanya saat ini sudah dalam penanganan di rumah sakit.***

Bagikan: