Pikiran Rakyat
USD Jual 14.014,00 Beli 14.112,00 | Langit umumnya cerah, 18.5 ° C

Meski Hujan Sudah Turun, Warga Sukabumi Masih Kesulitan Air Bersih

Ahmad Rayadie
BPBD Kabupaten Sukabumi pada Selasa, 9 Juli 2019 tengah mendistribusikan air bersih kepada warga di Kampung Pasirkuda, Desa Cijurai, Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi.*/AHMAD RAYADIE/PR
BPBD Kabupaten Sukabumi pada Selasa, 9 Juli 2019 tengah mendistribusikan air bersih kepada warga di Kampung Pasirkuda, Desa Cijurai, Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi.*/AHMAD RAYADIE/PR

PALABUHANRATU, (PR).- Kendati hujan deras mengguyur sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi dalam dua hari terakhir, tetap belum bisa membuat warga terbebas dari kesulitan air bersih. Hingga Selasa, 9 Juli 2019, warga masih banyak yang mengantre untuk mendapatkan air bersih, salah satunya yang didistribusikan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi.

Meski sejak Senin, 8 Juli 2019 kemarin hujan turun di Sukabumi, namun debitnya belum mampu penuhi kebutuhan warga akan air baku. Dengan intensitas hujan 5-10 menit, debit air belum cukup tersimpan terutama di sejumlah mata air dan sumur rumah warga.

Seperti yang dialami warga di Kampung Pasirkuda, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mayoritas warga mengandalkan air sumur dan sungai yang diperkirakan hanya tersisa hingga beberapa pekan kedepan. Terutama untuk aktivitas mandi, cuci, dan kakus.

 "Sementara untuk minum dan menanak nasi, kami mengandalkan air yang masih mengalir dari mata air. Dan itu pun kian terbatas. Guyuran hujan masih belum mampu meningkat volume sumur dan mata air," kata warga Kampung Pasirkuda, Asep Muzani.

Dia mengatakan kesulitan air bersih telah berlangsung dalam dua bulan terakhir ini. Kemarau tidak hanya hanya berdampak lahan pertanian terancam puso. "Tapi menyulitkan warga untuk memperoleh air bersih, " katanya.

Distribusikan pipa

Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengatakan pihaknya berupaya mendistribusikan bantuan sarana pemipaan ke sejumlah desa yang berada di zona merah dan rawan bencana kekeringan. Juga, mereka melakukan pendistribusian air bersih kepada warga.

"Seperti pemberian air bersih kepada warga di Kampung Pasirkuda Gegerbitung karena warga disana sangat membutuhkannya. Sebanyak 5000 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga disana," katanya.

Daeng mengatakan bantuan pipa diharapkan bisa jadi solusi dalam menghadapi permasalahan air bersih. Sehingga ke depan di kala memasuki musim kemarau tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan air bersih. “Bantuan ini semoga dapat digunakan sebaik-baiknya serta senantiasa dirawat dan dijaga dengan baik," katanya.***

Bagikan: