Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.8 ° C

Kualitas Beras di Gudang Bulog Terancam Menurun

Shofira Hanan
ILUSTRASI persediaan beras.*/ DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI persediaan beras.*/ DOK. KABAR BANTEN

CIANJUR, (PR).- Kualitas beras di sejumlah gudang Bulog Subdivre Cianjur terancam mengalami penurunan. Hal itu disebabkan, belum ada penyaluran beras sejak tiga bulan terakhir setelah diluncurkannya program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Kepala Bulog Subdivre Cianjur, Agus Siswantoro menjelaskan, persediaan beras tercatat masih cukup banyak.

”Makanya, kualitas beras bisa terus menurun jika terlalu lama disimpan. Apalagi, beras itu kan hidup, jadi kualitasnya bisa terpengaruh,” ujarnya, Selasa 9 Juli 2019.

Berdasarkan data, saat ini persediaan beras di gudang Bulog Subdivre Cianjur sebanyak 12.026,730 ton. Menurut dia, stok tersebut tersebar di empat gudang yang berada di Cianjur, Sukabumi, dan Bogor.

Ia menjelaskan, persediaan beras yang dimiliki Bulog antara lain di gudang Bojongherang Kabupaten Cianjur tersedia sebanyak 2.141,762 ton, gudang Bojong Kabupaten Cianjur 2.014,339 ton, gudang Pasirhalang Kabupaten Sukabumi terdapat 3.423,692 ton, dan gudang Dramaga Kota Bogor terdapat 4.446,937 ton.

Menurut Agus, sampai sekarang Bulog tetap melakukan pengadaan beras dari mitra petani yang ada di wilayah Bulog Subdivre Cianjur. Persediaan yang ada saat ini, merupakan pengadaan yang sudah dilakukan sejak Maret atau April lalu.

”Sebenarnya kami belum tahu secara persis terkait rencana penyaluran stok beras itu. Bulog juga lebih pasif sejauh ini, karena masih menunggu instruksi dari pusat,” ucapnya.

Agus mengatakan, Bulog juga belum mengetahui stok beras yang tersedia akan digunakan untuk operasi pasar atau kebutuhan dan penugasan lain. Pasalnya, belum ada sama sekali instruksi lebih lanjut.

Lebih lanjut dijelaskan, kondisi musim kemarau tidak begitu banyak memberikan dampak terhadap pengadaan beras dari mitra petani. Akan tetapi, Agus belum bisa memperkirakan kondisi beberapa bulan yang akan datang.

Ia mengaku, pengadaan beras beberapa waktu ke depan tidak bisa diperkirakan. Apalagi, lahan tanam yang siap dipanen di Jawa Barat pada umumnya dan di wilayah Bulog Subdivre Cianjur masih cukup luas. Sehingga pengadaan beras yang akan diserap Bulog diprediksi masih cukup banyak.***

Bagikan: