Pikiran Rakyat
USD Jual 14.118,00 Beli 14.216,00 | Sebagian cerah, 29.9 ° C

Empat Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Asal Jawa Barat Berangkat ke Madinah

Riesty Yusnilaningsih
EMPAT kloter jemaah calon haji asal Jawa Barat berangkat ke Madinah, Minggu, 7 Juli 2019. Keempatnya berasal dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, dan Kota Bekasi.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR
EMPAT kloter jemaah calon haji asal Jawa Barat berangkat ke Madinah, Minggu, 7 Juli 2019. Keempatnya berasal dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, dan Kota Bekasi.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

BEKASI, (PR).- Empat kelompok terbang (kloter) jemaah calon haji Jawa Barat telah bertolak menuju Madinah melalui Bandara Soekarno Hatta, Minggu, 7 Juli 2019. Keempatnya berasal dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, dan Kota Bekasi.

Hal itu dinyatakan Kepala Bidang Pembinaan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Jabar, Deden Chaidar. "Di tengah situasi jalanan yang masih banyak proyek, rombongan diberangkatkan dengan perkiraan waktu yang cukup. Kalaupun ternyata lebih cepat waktu tempuhnya, lebih baik jemaah menunggu di bandara daripada justru terlambat datang," katanya.

Di antara empat kloter yang terbang menuju Tanah Suci, ada rombongan jemaah calon haji asal Kota Bekasi yang tergabung dalam kloter 4. "Ada 404 jemaah yang alhamdulillah bisa berangkat semuanya," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Sri Siagawati.

Menurut Susi, tahun 2019, Kota Bekasi mendapat kuota 2.781 jemaah calon haji. Akan tetapi, ternyata baru 2.731 orang yang sudah dipastikan berangkat menuju Tanah Suci.

"Sebanyak 50 sisanya masuk daftar cadangan yang keberangkatannya masih menanti kepastian. Yang pasti mereka telah melunasi ONH-nya," kata Sri.

EMPAT kloter jemaah calon haji asal Jawa Barat berangkat ke Madinah, Minggu, 7 Juli 2019. Keempatnya berasal dari Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, dan Kota Bekasi.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

Jemaah telah jalani pemeriksaan barang bawaan sejak di asrama

Jemaah calon haji Kota Bekasi terbagi ke dalam sepuluh kloter. Enam di antaranya kloter murni asal Kota Bekasi, sedangkan empat lainnya campuran dengan jemaah asal daerah lainnya.

Jemaah calon haji yang akan menjalani ibadah itu sudah menjalani pemeriksaan paspor dan barang bawaan sejak di Asrama Haji Jabar Kota Bekasi. Dengan demikian, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, tidak ada tambahan prosedur yang harus dijalani jemaah.

Ada beberapa aturan terkait barang-barang yang dibawa jemaah. Misalnya, jemaah tidak diperkenankan membawa benda tajam pada tas tentengannya. Para jemaah pun tidak boleh membawa rokok, pemantik api, serta bahan cair yang melebihi 50 ml.

Akibat aturan itu, ada ratusan botol air minum kemasan yang rata-rata dibawa jemaah pun disita. Barang-barang bawaan itu tidak diperkenankan dibawa melintasi alat pemindai.***

Bagikan: