Pikiran Rakyat
USD Jual 14.130,00 Beli 13.830,00 | Sebagian cerah, 27.1 ° C

Kebakaran Melanda Belasan Gerbong Kereta Api Bekas di Stasiun Purwakarta

Hilmi Abdul Halim
KEBAKARAN menimpa belasan gerbong kereta api bekas di dekat kawasan Stasiun Purwakarta, Jumat, 5 Juli 2019 tengah malam.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
KEBAKARAN menimpa belasan gerbong kereta api bekas di dekat kawasan Stasiun Purwakarta, Jumat, 5 Juli 2019 tengah malam.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Belasan gerbong kereta api bekas di dekat kawasan Stasiun Purwakarta terbakar pada Jumat, 5 Juli 2019 tengah malam. Proses pemadaman sulit karena api sudah berkobar cukup besar saat diketahui pertama kali oleh warga.

"Saat kejadian, banyak yang nongkrong di sekitaran gerbong tersebut. Tapi baru diketahui pukul 23.30 api sudah besar," kata Yayah (42), salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut. Seketika itu pula, warga menghubungi pemadam kebakaran.

Sambil menunggu petugas tiba di lokasi, warga mencoba memadamkan api menggunakan alat-alat seadanya. Upaya tersebut tidak berarti sama sekali karena kobaran api terlalu besar dari dalam tumpukan gerbong kereta yang sudah tak terpakai.

"(Di belakang) tempat itu memang sering menjadi tempat nongkrong pemuda-pemudi kalau sore atau malam hari. Apalagi hari libur," kata warga lainnya, Gilang (30).

Meskipun dilarang, masih banyak orang yang diketahui masuk ke tumpukan "bangkai" gerbong kereta api itu untuk pemotretan atau iseng.

Sementara itu, Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta akhirnya tiba di lokasi sekitar 20 menit kemudian. Mereka langsung melakukan evakuasi dan pemadaman menggunakan empat unit mobil pemadam kebakaran.

Upaya petugas dan warga setempat rupanya juga tidak berjalan mulus. "Kendalanya di (sumber) air. Di sini agak susah, apalagi sekarang musim kemarau seperti ini. Air pasti makin sulit didapat," kata Kepala Bidang Sarana Prasarana DPKPB Purwakarta, Dede Supriyatna, ketika ditemui PIkiran Rakyat di lokasi kebakaran.

Kendaraan pemadam kebakaran berjumlah empat unit memadamkan api dari sisi belakang Stasiun Purwakarta melalui Jalan Lodaya. Mereka akhirnya dapat memadamkan api pada Sabtu, 6 Juli 2019, dini hari.

Mengenai dugaan penyebab kebakaran kali ini, Dede mengaku belum mengetahuinya. "Sampai saat ini, kami masih fokus pada upaya pemadaman. Setelah itu baru akan diselidiki apa penyebab kebakarannya," ujarnya.

Namun, menurut laporan sementara, Dede menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kebakaran tersebut. Ia meyakini gerbong yang terbakar dalam keadaan kosong pada saat kejadian.

Hingga pukul 01.00 WIB, petugas masih menyemprotkan air untuk mendinginkan puing-puing gerbong yang terbakar. Meskipun terjadi kebakaran, jadwal perjalanan kereta api yang melalui Stasiun Purwakarta tidak terganggu sama sekali karena lokasi kebakaran berjarak sekitar 100 meter dari rel kereta api.***

Bagikan: