Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Langit umumnya cerah, 22.8 ° C

Salah Seorang Korban Kereta Api Tabrak Mobil di Indramayu Merupakan Ketua KUA Patrol

Gelar Gandarasa
KECELAKAAN mobil yang tertabrak kereta api jurusan Pasar Senen-Malang di Indramayu, Jawa Barat, menyebabkan tujuh orang tewas di tempat.*/GELAR GANDARASA/PR
KECELAKAAN mobil yang tertabrak kereta api jurusan Pasar Senen-Malang di Indramayu, Jawa Barat, menyebabkan tujuh orang tewas di tempat.*/GELAR GANDARASA/PR

INDRAMAYU, (PR).- Salah seorang korban tewas tertabrak kereta api, Tasdan (44), diketahui merupakan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Patrol Indramayu. 

Tasdan tewas bersama tujuh orang anggota keluarganya, di dalam minibus Terios berwarna hitam karena tertabrak kereta api Jayabaya jurusan Pasar Senen-Malang, Sabtu, 29 Juni 2019 sore. 

Selain Tasdan, tujuh korban yang meninggal dunia adalah istri Tasdan (44), Dian (36) asal Losarang. Korban lainnya Mukti (5), Turi Mulyani (52), Atmadja Akmal (8), Darmiati (8) (Jakarta), Aldion Delimarta (19) (Jakarta), dan janin usia 6 bulan. 

Berdasarkan olah kejadian TKP dan keterangan saksi, pengemudi diketahui memaksa melintas hingga akhirnya mesin mobil mati di tengah rel. 

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki menuturkan, kejadian nahas itu berlangsung di Km 143+1 Desa Jayamulya, Blok Cipedang Jubleg, Kecamatan Kroya, Indramayu. Ketika itu, sebuah mobil minibus Terrios dengan nomor polisi E 1826 RA hendak melintasi perlintasan tak berpalang. 

Berdasarkan penuturan saksi-saksi, pada saat yang sama kereta Jayabaya rute Pasar Senen-Malang hendak melintas. Perlintasan itu dijaga oleh tiga orang warga secara sukarela. Para penjaga pun telah memperingatkan pengemudi supaya berhenti sejenak. Namun pengemudi nekat memaksakan diri, tiba-tiba mesin mobil mati tepat di tengah rel. 

Penjaga pintu pun lantas berusaha mendorong mundur kendaraan itu. Namun upaya tersebut gagal karena jarak yang tak memungkinkan. Penjaga lainnya pun menarik rekannya untuk menghindari kereta. Nahas mobil berpenumpang tujuh orang itu terseret kereta sejauh 100 meter. Kondisi mobil ringsek parah. 

"Mengakibatkan seluruh penumpang meninggal dunia," ungkap dia. 

Yoris mengatakan, salah seorang korban tengah mengandung dengan usia kandungan yang cukup tua. Total korban yang meninggal berjumlah 8 orang. Yoris menambahkan, semua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Losarang Indramayu. Polisi masih menindaklanjuti kasus tersebut.***

Bagikan: