Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.4 ° C

Gempa Cilacap, Pariwisata Pangandaran Berjalan Normal

Agus Kusnadi
GEMPA Cilacap berkekuatan 5,3 SR tidak berpotensi tsunami dan tidak mempengaruhi kunjungan wisata ke Pangandaran, Sabtu, 29 Juni 2019.*/AGUS KUSNADI/PR
GEMPA Cilacap berkekuatan 5,3 SR tidak berpotensi tsunami dan tidak mempengaruhi kunjungan wisata ke Pangandaran, Sabtu, 29 Juni 2019.*/AGUS KUSNADI/PR

PANGANDARAN, (PR).- Gempa bumi bermagnitudo 5,3 SR mengguncang wilayah pesisir selatan Jawa, Sabtu, 29 Juni 2019 sekitar pukul 13.46 WIB. Episenter gempa terletak di Samudra Hindia pada koordinat 8,56 Lintang Selatan dan 108,85 Bujur Timur, tepatnya pada jarak 94 kilometer arah barat daya Cilacap, Jawa Tengah, dengan kedalaman 10 kilometer. 

Gempa ini juga dirasakan hingga ke Pangandaran. Akan tetapi, masyarakat dan pengunjung wisata masih tetap melakukan aktifitasnya seperti biasa seakan tidak terjadi apa-apa.

Berdasarkan pantauan Pikiran Rakyat, tampak aktifitas kendaraan pengunjung masih tetap terus mengalir memasuki pintu masuk objek wisata Pantai Pangandaran. Begitu juga pengunjung yang tengah berada di gedung-gedung hotel, tidak menampakkan adanya kepanikan.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya kepada para wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran, Badan Penunggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran merilis, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Aktivitas seperti biasa

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran, Nana Ruhena, mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan relawan penanggulangan bencana, pegiat wisata, TNI, Polri, dan masyarakat.

"Berdasarkan hal tersebut kami sampaikan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Pangandaran pada umumnya kondisi kegiatan sosial, ekonomi dan lainnya tetap berjalan lancar. Seluruh obyek wisata tidak ada masalah dan masih tetap aman," kata Nana, Sabtu, 29 Juni 2019. 

Pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat dan wisatawan supaya tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, dan tidak usah khawatir.

"Begitu juga bagi yang sudah mempunyai jadwal tujuan wisata ke Pangandaran, jangan sampai menunda apalagi sampai membatalkan rencana wisata," ujarnya. 

Dia menekankan, masyarakat harus memastikan bahwa segala informasi yang tersebar mengenai gempa bumi harus kembali diverifikasi melalui kanal komunikasi BMKG (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.***

Bagikan: