Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.8 ° C

Setiap Desa di Purwakarta Punya Ambulans Gratis

Hilmi Abdul Halim
SETIAP desa di Kabupatan Purwakarta kini memiliki pelayanan ambulans gratis.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
SETIAP desa di Kabupatan Purwakarta kini memiliki pelayanan ambulans gratis.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Setiap desa di Kabupaten Purwakarta kini dibekali dengan pelayanan ambulans. Hal itu ditegaskan oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Dia memastikan, tidak ada lagi warganya yang kesulitan mendapatkan pelayanan ambulans. Anne beralasan, seluruh desa dan kelurahan di daerahnya telah memiliki ambulans masing-masing.

"Untuk ambulans desa totalnya 183 untuk setiap desa. Termasuk melalui Dinas Kesehatan sebanyak 60 ambulans, juga sudah disebar di seluruh puskesmas," kata Anne dalam peluncuran Ambulans Desa Siaga Kidang Kawelas Jos di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Rabu, 26 Juni 2019.

Dengan tambahan itu, total ambulans yang ada di daerahnya saat ini mencapai lebih dari 250 unit. Seluruh unit itu juga dipastikan memiliki fasilitas medis sesuai standar.

Anne menjelaskan, pengadaan ambulans itu bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) setiap desa. Dari 183 desa, terdapat lima di antaranya yang DBH-nya tidak mencukupi untuk membeli ambulans.

"Yang lima itu tetap menggunakan ambulans dari Dinkes, tapi DBH-nya dialihkan ke infrastruktur desa," tuturnya.

Keberadaan ambulans di setiap desa dan keluarga itu diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Fasilitas tersebut ditargetkan dapat menekan angka kematian ibu dan bayi, hingga meningkatkan angka harapan hidup masyarakat di atas 70,3 tahun.

Gratis

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (APDESI) Purwakarta, Anwar Sadat, memastikan ambulans tersebut bisa digunakan secara cuma-cuma atau gratis oleh masyarakat miskin. Biaya operasionalnya nanti menggunakan program kartu pelanggan ambulans.

Program tersebut pada dasarnya merupakan subsidi silang dari swadaya masyarakat. "Nanti masing-masing ambulans memiliki kartu pelanggan agar setiap pemerintah desa tidak diberatkan lagi dengan ongkos bensin jadi sudah tercakup," kata Anwar saat mendampingi bupati di acara tersebut.***

Bagikan: