Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Umumnya cerah, 27.8 ° C

Diduga Terlibat Kerusuhan Jakarta, Dua Warga Kota Cirebon Ditangkap

Ani Nunung Aryani
ILUSTRASI.*/ ANTARA
ILUSTRASI.*/ ANTARA

CIREBON, (PR).- Dua warga Kota Cirebon yang semula dikabarkan  terduga teroris dan ditangkap Densus 88, dipastikan tidak terkait dengan aktivitas terorisme.

Kedua warga yang diamankan yakni AM (62) dan AN (33), ditangkap karena dugaan keterlibatan dalam aksi kerusuhan di Jakarta Mei lalu. Keduanya ditangkap di dua tempat berbeda Rabu pagi 26 Juni 2019.

Kapolres Cirebon Kota Ajun Komisaris Besar Roland Ronaldy yang dikonfirmasi mengungkapkan, petugas yang menangkap keduanya dari Direktorat Reskrimum Polda Jawa Barat.

"Kami dari Polres Cirebon Kota hanya ada pemberitahuan saja dari Polda Jabar, kalau telah melakukan penangkapan dua orang di Kota Cirebon," ungkap kapolres Rabu sore 26 Juni 2019.

Menurut dia, dari informasi yang didapatnya, penangkapan kedua warga Kota Cirebon itu terkait dengan aksi kerusuhan di Jakarta Mei lalu.

Roland mengaku tidak tahu persis soal ada tidaknya keterlibatan keduanya dalam aktivitas terorisme.

"Yang jelas yang menangkap adalah Direskrimum Polda Jabar terkait dengan aksi kerusuhan Mei lalu di Jakarta. Untuk selebihnya tanyakan saja ke Polda Jabar," tukasnya.

Menurut Roland keduanya langsung dibawa ke Polda Jabar. Soal lokasi penangkapan, Roland mengaku belum koordinasi. "Soal lainnya coba tanya langsung ke Polda Jabar," tukasnya lagi.

Menurut informasi, dua warga yang ditangkap yakni AN, pimpinan Jaringan Jamaah Anshoru Daulah (JAS) dan AM, pimpinan Ormas Islam Almanar.

AN, ditangkap pada pukul 5.02, di depan rumahnya Gang Karang Baru RT 03 RW 03 Kelurahan Sunyaragi Kecamatan Kesambi Kota Cirebon.

Sedangkan AM ditangkap pukul 5.54 di depan Stasiun Cirebon Jln Inspeksi Kelurahan Kebon Baru Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon.

Istri AN, Umu Usamah membenarkan kalau suaminya ditangkap Rabu pagi di halaman rumahnya.

"Suami saya ditangkap sepulang dari masjid saat masih di halaman rumah. Saya hanya sempat dengar teriakannya minta tolong. Setelah itu langsung dibawa. Bahkan sepeda motornya juga ikut dibawa," katanya. ***

Bagikan: