Pikiran Rakyat
USD Jual 14.031,00 Beli 14.129,00 | Sebagian cerah, 19.6 ° C

ASN Disdikpora Kabupaten Karawang Diperiksa Kejari

Dodo Rihanto
ILUSTRASI penggelapan uang.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI penggelapan uang.*/DOK. KABAR BANTEN

KARAWANG, (PR).- Sejumlah pegawai dan pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang dimintai keterangan olah pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Rabu, 26 Juni 2019. Diduga kuat, pemeriksaan itu terkait pengunaan dana tunjangan profesi guru yang menyalahi aturan.

Sejauh ini, pihak kejaksaan belum memberi keterangan resmi kepada awak media. Namun, pihak Disdikpora mengakui ada beberapa kepala sekolah, pegawai, dan pejabat Disdikpora yang dimintai keterangan oleh Kejari Karawang.

"Pemanggilan beberapa pegawai Disdikpora sudah berlangsung sejak dua bulan lalu. Namun, kami belum mengetahui materi pemeriksaan tersebut," ujar Sekretaris Disdikpora Karawang Nandang Mulyana, Rabu, 26 Juni 2019. 

Diduga, pemeriksaan itu terkait penyaluran dana tunjangan profesi para guru atau bisa disebut uang sertifikasi. Padahal, Nandang mengatakan, apa yang dilakukan oleh Disdikpora sudah sesuai prosedur.

"Mengapa dikatakan sesuai prosedur? Karena sebelum uang itu dicairkan, data calon penerimanya sudah diverifikasi terlebih dahulu. Selanjutnya, daftar nama penerima dana tunjangan profesi itu di SK-kan oleh pihak Kementerian Pendidikan," kata Nandang.

Menurutnya, pihak Disdikpora tidak mungkin mengendapkan atau membuat SPJ fiktif atas dana tersebut, seperti isu yang berkembang. "Penyaluran dana tunjangan profesi guru sudah sesuai aturan dan sesuai SK dari Kemendikbud," ucap Nandang.

Ketika ditanya berapa nominal tunjangan dana profesi guru yang disalurkan, Nandang menyatakan nilainya bervariasi. Namun, rata-rata guru yang telah mempunyai sertifikat kompetensi guru menerima Rp 4 juta per bulan.

"Uangnya bersumber dari APBN dan diberikan setiap tiga bulan sekali. Sebanyak 98 persen guru PNS di Kabupaten Karawang telah dinyatakan berhak menerima dana tersebut," katanya.***

Bagikan: