Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya cerah, 27 ° C

Sakit Hati Tidak Dipinjami Uang, Buruh Harian Bunuh Nenek Renta

Dodo Rihanto
BARANG bukti pembunuhan.*/DODO RIHANTO/PR
BARANG bukti pembunuhan.*/DODO RIHANTO/PR

KARAWANG, (PR).- Sakit hati tidak diberi pinjaman uang, Noval (22), nekad mengabisi nenek renta, Awis (70), di rumah korbannya di Dusun Nyangkokot, Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat. Tersangka kemudian lari ke wilayah Pekalongan, Jawa Tengah hingga akhirnya dibekuk jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karawang.

"Peristiwa pembunuhan itu terjadi 15 Juni 2019. Korban yang hidup sebatang kara ditikam pakai gunting di bagian leher dan dada," ujar Kasatreskrim Polres Karawang, Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan, saat mengekspose kasus itu, Senin, 24 Juni 2019.

Menurutnya, tersangka sebelum membunuh korban ditinggal mudik oleh orang tuanya ke Pekalongan. Namun dia tidak ditingggali uang sepeser pun.

Tersangka, kemudian mencoba meminjam uang Rp 50 ribu kepada korban pada Kamis 13 Juni 2019. Namun niat tersangka tidak dipenuhi oleh korban dengan alasan tidak  punya uang.

Tersangka yang merasa sakit hati, datang lagi ke rumah korban 15 Juni 2019, pukuk 01.30 WIB. Dia masuk ke rumah korban dengan cara membobol dinding bambu (bilik-Red). Saat itu korban terlihat sudah bangun sambil memegang gunting.

Tersangka langsung mendorong korban hingga jatuh terlentang dan merebut gunting dari tangan korban. Setelah itu tersangka menusukan gunting ke bagian dada dan leher korban sambil terus menerus memukuli muka korban.

Setelah korban terlihat tidak berdaya, tersangka mengambil dompet milik korban yang berisi uang Rp 1,2 juta. Selanjutnya tersangka melarikan diri ke Pekalongan.

"Tersangka yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh harian dijerat pasal 340 dan atau pasal 338 dan atau 365 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup," kata Bimantoro.***

Bagikan: