Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sedikit awan, 20.9 ° C

Baby Lobster Seharga Rp 7,5 Miliar Hendak Diselundupkan ke Vietnam

Tim Pikiran Rakyat
SEBANYAK 15.250 ekor baby lobster sitaan dari para pelaku penyelundupan saat hendak dilepasliarkan di perairan Karang Luhur pantai barat Pangandaran, Kamis, 20 Juni 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN
SEBANYAK 15.250 ekor baby lobster sitaan dari para pelaku penyelundupan saat hendak dilepasliarkan di perairan Karang Luhur pantai barat Pangandaran, Kamis, 20 Juni 2019.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Sebanyak 15.250 ekor baby lobster yang disimpan dalam 6 box platform dilepasliarkan di perairan Karang Luhur pantai barat Pangandaran oleh Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Lampung Kementerian Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia.

Belasan ribu baby lobster yang berasal dari Pelabuhan Ratu Sukabumi itu merupakan hasil penyitaan dari dua pelaku yang hendak diselundupkan ke Vietnam melalui Jambi dan Singapura.

Di pantai barat Pangandaran, menurut Petugas Penyidik Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Arapat Taslim, dua pelaku menyelundupkan baby lobsternya melalui kapal feri penyebrangan dari pelabuhan Merak ke Bakauheni Lampung.

"Sesampainya di Lampung, kedua pelaku langsung ditangkap dan diserahkan ke pihak Direktorat Polisi Perairan Udara Polda Lampung untuk dilakukan pemeriksaan, sementara baby lobster kita amankan," ujar Arapat, Kamis, 20 Juni 2019.

Arapat mengatakan, untuk menjaga kelestarian baby lobster hasil sitaan maka atas perintah Menteri Kelautan Dan Perikanan segera dilepasliarkan.

"Atas perintah ibu Menteri, baby lobster sitaan ini agar dilepasliarkan di perairan pantai Pangandaran," ungkapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Agus Kusnadi.

Di tempat yang sama, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan,Lampung, Muji Dwisaptono mengatakan, sebelumnya aksi kedua pelaku sudah diintai. Kedua pelaku yang merupakan sindikat penyelundupan baby lobster menyeberang dengan sebuah kapal feri dari Merak ke Bakauheni Lampung.

"Kedua pelaku langsung ditangkap di atas kapal sesampainya di pelabuhan Bakauheni Lampung, termasuk 15.350 ekor baby lobster senilai Rp 7,5 miliar," ujarnya.

Hanya saja, lanjut Muji, baby lobster yang dilepasliarkan di perairan Pangandaran sebanyak 15.250 ekor jenis pasir dan sebagian jenis mutiara. Sisanya yang 100 ekor lagi, kata dia, untuk dijadikan barang bukti.

Pelepasliaran baby lobster di Pangandaran juga diikuti oleh anggota TNI Angkatan Laut Pangandaran, Polair Polres Ciamis, Dinas Kelautan, Perikanan Dan Ketahanan Pangan Kab Pangandaran serta beberapa anggota Pokmaswas dengan menggunakan perahu katir.***

Bagikan: