Pikiran Rakyat
USD Jual 14.006,00 Beli 14.104,00 | Sebagian cerah, 31.1 ° C

Kuwu Kubangdeleg Dapat Teror, Rumahnya Dilempar Bom Molotov

Agung Nugroho
Bom/PNGTREE
Bom/PNGTREE

SUMBER, (PR).- Teror bom yang menggegerkan warga terjadi di Kabupaten Cirebon. Rumah Kuwu Desa Kubangdeleg, Kecamatan Karangwareng, Agus Dustam (65 tahun), dilempar bom molotov yang hampir membakar bagian depan rumahnya.

Informasi yang diperoleh PR Online, Rabu 19 Juni 2019, insiden pelemparan molotov terjadi pada Selasa dini hari pukul 05.30 WIB. Terungkap setelah ada tetangga korban yang mengetahui ada kobaran api di teras depan rumah Kuwu Agus yang bertempat di Desa Karanganyar, masih tetangga Kubangdeleg.

Jamila (62 tahun), istri Kuwu Agus, mengaku mendengar teriakan tetangganya yang memanggil-manggil namanya. Dia keluar menuju asal suara, dan betapa kagetnya setelah melihat ada kobaran api di depan rumahnya.

“Api membakar sepatu dan sudah mulai merembet ke kusen jendela ruang tamu. Bersama tetangga, saya langsung memadamkan api itu,” tuturnya.

Setelah api padam, Agus mendapati ada bekas botol kecil bekas minuman dan bekas sumbu terbakar. Seketika itu, dia melaporkan ke Polsek Karangwareng.

“Ada botol minuman berukuran kecil dan bekas sumbu terbakar. Kobaran api berasal dari botol yang dilemparkan ke teras rumah,” tutur dia.

Teror di rumah Agus dengan cepat tersebar. Puluhan warga langsung berdatangan berbarengan dengan petugas dari kepolisian yang langsung menyita barang bukti dan memeriksa teras bagian depan rumah kuwu tersebut.

Sedikitnya ada tiga puluh petugas gabungan kepolisian dari Kepolisian Sektor (Polsek) Karangwareng dan Kepolisian resor (Polres) Cirebon datang mengamankan sekitar rumah Kuwu Agus. Polisi langsung meminta keterangan Kuwu Agus dan keluarga, serta sejumlah saksi lain.

Belum ada kejelasan siapa pelaku dan motif terror bom molotov tersebut. Namun muncul dugaan, teror itu berhubungan dengan tindakan Kuwu Agus beberapa hari sebelumnya yang sempat menegur sekelompok pemuda yang tengah pesta minuman keras.

“Sebelumnya, suami saya menegur anak-anak muda yang sedang minuman-minuman keras di Kubangdeleg. Kita tidak tahu persis, apakah teror ini ada hubungan dengan itu,” tutur Jamila.

Dua pelaku

Sementara diperoleh informasi, kepolisian belakangan sudah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku teror bom di rumah Kuwu Agus. Hanya saja, kepolisian masih menyembunyikan identitas pelaku dan tengan mendalami keterangan dari keduanya.

Kedua orang ang menjadi terduga pelaku teror itu warga dari dua desa berbeda yang masih bertetangga dengan Kubangdeleg. Satu warga Susukanlebak, dan satunya dari Karangwareng, keduanya kini diamankan di Markas Polres Cirebon di Sumber.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon, Ajun Komisaris Polisi Kartono Gumilar menjelaskan, pihaknya masih mendalami insiden pelemparan bom moloto tersebut. Kedua terduga masih dalam pemeriksaan intensif.

“Kami masih mendalami masalah itu. Nanti kalau sudah jelas, kami akan jelaskan semua,” tuturnya.***

Bagikan: