Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Langit umumnya cerah, 22 ° C

Api Melalap Pabrik Teh Goalpara

Ahmad Rayadie
PETUGAS pemadam kebakaran Kabupaten Sukabumi, Kamis 20 Juni 2019 masih terus melakukan pendinginan pasca kebakaran melalap tiga lantai pabrik teh Goalpara PTPN VIII, Cisarua, Kecamatan Sukaraja.*/ AHMAD RAYADIE/PR
PETUGAS pemadam kebakaran Kabupaten Sukabumi, Kamis 20 Juni 2019 masih terus melakukan pendinginan pasca kebakaran melalap tiga lantai pabrik teh Goalpara PTPN VIII, Cisarua, Kecamatan Sukaraja.*/ AHMAD RAYADIE/PR

PALABUHANRATU, (PR).- Belasan petugas dari Dinas Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sukabumi, Kamis 20 Juni 2019 masih terus bersiaga di Pabrik Teh Goalpara PTPN VIII,  Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja Kamis dini hari.

Mereka bersiaga dalam proses pendinginan untuk mengantisipasi kobaran api kembali terjadi.

Petugas  di dua posko damkar yang berada di Posko Cisaat dan Sukaraja, masih menyiagakan lima unit damkar di lokasi kebakaran. Upaya pendinginan terus dilakukan petugas hingga petang hari.

Mereka mengkhawatirkan kobaran api kembali terjadi, karena bara api yang berada dari gundukan daun teh kering terus menerus  mengeluarkan asap.

Kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan pabrik teh Goalpara PTPN VIII  tersebut terjadi dini hari. Dibantu warga, petugas mengerahkan lima unit mobil damkar untuk memadamkan api. Mereka harus berjibaku untuk memadamkan api dua hingga tiga jam lamanya.

Beruntung musibah kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa. Apalagi saat terjadi kebakaran, karyawan dan buruh petik teh belum beroperasi.

"Kejadian kebakaran berlangsung dini hari. Dan petang ini, petugas dibantu warga masih melakukan pendinginan karena masih terdapat titik api di gundukan pengolahan teh. Terutama di areal pengeringan daun teh," kata salah seorang warga Cisarua, Tatang Jumara.

Kebakaran yang menghanguskan tiga lantai di area pabrik teh tersebut, kata Tatang Jumara, tidak hanya membuat panik warga penghuni mess yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Tapi sempat mengejutkan warga sekitar. Mereka berhamburan keluar rumah untuk membantu proses pemadam kebakaran.

"Kami turut memadamkan api yang melalap sebagian besar bangunan. Api cepat membesar karena seluruh lantai dan atap bangunan terbuat dari papan," katanya.

Administratr Kebun Goalpara, PTPN VIII, Wawan Purnawarman mengatakan kendati kebakaran telah menghancurkan sebagian besar bangunan pabrik, tapi tidak melalap  mesin-mesin produksi. Sehingga hasil produksi stok teh yang ada dalam kondisi aman.

"Kobaran api hanya melalap lantai kayu saja. Sementara dugaan, akibat korsleting listrik," katanya.

Wawan Purnawarman mengatakan api hanya melalap hasil produksi teh yang telah dikemas, juga  pucuk teh yang ada di mesin pelayuan.***

 

 

Bagikan: