Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 18.4 ° C

Pemilik Masih Tidur, Bengkel Mobil Sebelah Rumah Terbakar

Tim Pikiran Rakyat
PETUGAS Damkar Satpoldam Subang sedang memadamkan kobaran api yang membakar bengkel mobil Sumber Alam, Pamanukan.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA
PETUGAS Damkar Satpoldam Subang sedang memadamkan kobaran api yang membakar bengkel mobil Sumber Alam, Pamanukan.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA

SUBANG, (PR).- Di saat warga sedang tertibur, pemilik bangunan bengkel mobil Sumber Alam dikejutkan dengan adanya api hingga membakar dan menghanguskan seluruh bangunan. Akibat kebakaran itu, barang yang ada di bengkel Jalan Cece Jakaria no. 92 Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan Subang itu, tidak terselamatkan, Senin (17/6/2019) pagi.

Tidak ada korban jiwa pada peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 Wib dan diketahui oleh pemiliknya sendiri bernama Djalipto (62). Korban terkejut begitu bangun, listrik padam dan terlihat ada jilatan api di dalam bengkelnya dan saat berusaha akan memadamkanya malah membesar.

Kapolres Subang AKBP H Muhammad Joni melalui Kapolsek Pamanukan, Kompol Dadang Cahyadiwan yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Bahkan pihaknya begitu mendapat laporan langsung meluncur ke tempat kejadian perkara guna mengamankan lokasi, termasuk menghubungi unit Damkar Pamanukan.

Keterangan saksi korban sendiri mengakui kalau dirinya saat bangun tidur sekira pukul  04.00 Wib sudah terjadi kebakaran kecil diduga dari salah satu mesin bengkel yang otomatis menyala sendiri hingga terjadi konsleting listrik dari mesin tersebut. Kemudian api membesar karena banyak barang yang mudah terbakar.

“Hasil pemeriksaan sementara diduga kuat dari hubungan pendek arus listrik yang ada di salah satu mesin di dalam bengkel hingga meluluhlantakan perabotan dan asesoris. Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 4 miliar,“ jelas Kapolsek kepada wartawan Galamedia, Dally Kardilan.

Kepala Bidang Damkar Satpoldam Subang, Dede Rosmayandi didampingi Kasi Pemadaman dan Penyelamatan, Wawan Irawan mengakui kalau pihaknya mendapat laporan sekira pukul 04.37 Wib ke unit Damkar yang ada di Pamanukan. “Kendaraan yang standby di Pamanukan hanya satu sehingga kita dorong 2 kendaraan lagi dari Mako Damkar Subang sebanyak 2 kendaraan hingga jumlahnya 3 unit,“ katanya.

Proses pemadaman memang memerlukan waktu lebih dari 1 jam karena banyak barang yang mudah terbakar, dan berhasil dikuasai hingga tuntas pendinginan pada pagi hari sekira pukul 06.00 Wib.***

Bagikan: