Pikiran Rakyat
USD Jual 14.012,00 Beli 14.110,00 | Sedikit awan, 25.2 ° C

Hari Ini Mulai Layanan Penerbangan, BIJB Kertajati dan Banyak Pihak Bergerak Cepat

Satrio Widianto
PESAWAT maskapai Lion Air mendarat di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Sabtu, 15 Juni 2019. Maskapai Lion Air adalah maskapai yang pertama kali memanfaatkan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati untuk rute penerbangan antarpulau, mulai 15 Juni 2019.*/ADE BAYU INDRA/PR
PESAWAT maskapai Lion Air mendarat di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Sabtu, 15 Juni 2019. Maskapai Lion Air adalah maskapai yang pertama kali memanfaatkan Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati untuk rute penerbangan antarpulau, mulai 15 Juni 2019.*/ADE BAYU INDRA/PR

JAKARTA, (PR).- Kementerian Perhubungan telah memutuskan mengalihkan penerbangan komersial pesawat jenis jet dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, ke Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, mulai hari ini, Sabtu, 15 Juni 2019. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara meminta semua pihak bergerak cepat agar penataan itu berjalan optimal.

"Kami telah mengirimkan surat kepada stakeholder terkait untuk bergerak cepat melakukan hal-hal yang bisa memperlancar pengalihan dan penataan tersebut berjalan dengan optimal," ujar Dirjen Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu, 15 Juni 2019.

Dalam Surat bernomor AV.004/0274/KUM/DRJU/VI/2019 tertanggal 13 Juni 2019, Dirjen Perhubungan Udara meminta PT Angkasa Pura II (Persero) dan PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) agar segera menyiapkan fasilitas pokok maupun fasilitas pendukung di Bandar Udara Internasional Kertajati-Majalengka (KJT) yang sesuai peraturan keselamatan penerbangan. PT BIJB juga harus melakukan sosialisasi intensif kepada penumpang dan calon penumpang terkait pengalihan rute penerbangan.

Polana mengatakan, ia juga meminta Badan Usaha Angkutan Udara Niaga (maskapai) Berjadwal agar menyesuaikan seluruh perizinan yang diperlukan. Semua maskapai pun diharapkan melakukan sosialisasi secara intensif kepada penumpang dan calon penumpang terkait pengalihan rute penerbangan.

Koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak

FOTO udara landasan Bandara Kertajati di Majalengka. PT Angkasa Pura II (Persero) menargetkan pengembangan landasan pacu yang mencapai 3.000 X 60 meter di Bandara Kertajati akan rampung pada Oktober mendatang.*/ANTARA

Kepada Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau Airnav Indonesia, Polana meminta agar menyiapkan publikasi penataan rute tersebut. “Airnav harus segera menyiapkan fasilitas teknis untuk pelayanan navigasi penerbangan internasional di Bandar Udara Kertajati - Majalengka (KJT) bersama dengan PT Angkasa Pura Cabang Bandar Udara Internasional Kertajati - Majalengka (KJT),” ujar Polana lagi.

Selain itu, Polana juga meminta Indonesia Airport Slot Management (IASM) agar segera mengkoordinasikan perubahan slot dengan Badan Usaha Niaga Berjadwal di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara (BDO) dan bandar udara koneksinya. Koordinasi dilakukan berkaitan dengan pertukaran dan pemindahtanganan slot, serta penambahan atau pengurangan slot penerbangan.

Diberitakan sebelumnya, terhitung 15 Juni 2019, BIJB Kertajati secara efektif mulai melayani pengalihan penerbangan antarpulau yang semula dari bandara Husein Sastranegara. Akan tetapi, baru satu maskapai yang akan memulai penerbangan di sana, yaitu Lion Air.

“Pemindahan ini dilakukan hanya saja tetap bertahap, kami menunggu tiga hari kedepan. Garuda dan Air Asia menunggu penyelesaian administrasi,” ungkap Direktur PT BIJB, M. Singgih.

Menurutnya, maskapai Lion Air semula hanya akan mengaihkan sembilan rute penerbangan. Namun kini, Lion Air justru melayani 12 rute penerbangan dari BIJB Kertajati.

Sembilan rute yang direncanakan sejak awal adalah dari Kertajati ke Kualanamu Sumatera Utara (KNO), Pontianak Kalimantan (PNK), Bandar Udara Syamsuddin Noor Banjarmasin (BDJ), Bandara Sultan Aji Sulaiman Balikpapan (BPN), dan Bandara Sultan Hasanudin Makasar (UPG). Selain itu, rute yang dilayani juga menuju Bandara I Gusti Ngirah Rai Denpasar Bali (DPS), Bandara Selaparang Lombok (LOP),  Bandara Hang Nadim Batam (BTH), serta Bandara Sultan Syarif Kasim II (PKU)  Kota Pekanbaru.***

Bagikan: