Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 22.8 ° C

Ditempatkan di Sel Terpisah di Rutan Gunung Sindur, Setya Novanto Bertetangga dengan Narapidana Teroris

Vebertina Manihuruk
WARGA binaan kasus korupsi, Setya Novanto (tengah), mendengarkan ceramah saat melasanakan shalat Idulfitri 1440 Hijriah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 5 Juni 2019.  Setya Novanto adalah salah satu narapidana korupsi yang tidak mendapatkan remisi khusus Idulfitri.*/ANTARA FOTO
WARGA binaan kasus korupsi, Setya Novanto (tengah), mendengarkan ceramah saat melasanakan shalat Idulfitri 1440 Hijriah di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 5 Juni 2019. Setya Novanto adalah salah satu narapidana korupsi yang tidak mendapatkan remisi khusus Idulfitri.*/ANTARA FOTO

BOGOR, (PR).- Narapidana kasus korupsi KTP-Elektronik, Setya Novanto, telah ditempatkan di Rumah Tahanan (rutan) khusus narapidana teroris di aera Lapas Kelas III Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Setya Novanto tiba Sabtu, 15 Juni 2019, sekitar pukul 01.30 WIB, setelah diberangkatkan dari Lapas Sukamiskin Kota Bandung, Jumat, 14 Juni 2019, sekitar pukul 22.30 WIB menggunakan ambulans.

"Yang rutan itu khusus teroris. Kalau yang Lapas kan umum, ada terorisnya, ada narkobanya, ada tipikornya," ujar Kepala Lapas Kelas III Gunung Sindur, Sopiana, kepada kantor berita Antara di Bogor, Sabtu, 15 Juni 2019.

Menurutnya, rutan khusus narapidana teroris ini sebagian kecilnya tetap dihuni oleh narapidana kasus lain. Jika dihitung, dari ratusan narapidana teroris, sekitar 20 narapidana ditahan di sana dengan kasus selain terorisme.

"Pidana narkotika ada juga di situ, yang berat-berat ada juga di situ. Lebih dominannya teroris, kalau yang umum enggak begitu banyak, kurang lebih sekitar 20," kata Sopiana.

SOP di Lapas Gunung Sindur tetap sama

TERPIDANA kasus korupsi proyek KTP elektronik, Setya Novanto (tengah), berada dalam mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019. Setya Novanto menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1. Ia sekarang sudah dipindahkan ke Lapas Gunung Sindur Kabupaten Bogor karena kepergok pelesiran keluar Lapas Sukamiskin Bandung.*/ANTARA FOTO

Ia mengatakan, setiap narapidana di Rutan Gunung Sindur ini memiliki sel masing-masing. Sehingga, Novanto tetap berbeda sel dengan para narapidana teroris di Rutan Gunung Sindur.

Meski disebut-sebut pengawasan di Lapas Gunung Sindur lebih ketat dibandingkan Lapas Sukamiskin, tapi menurut Sopiana, tidak ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berbeda antara Lapas Gunung Sindur dengan lapas lainnya. "Sebetulnya kalau SOP-nya kurang lebih sama," kata Sopiana.

Seperti diketahui, Novanto dipindah dari Lapas Sukamiskin Bandung lantaran kepergok pelesiran di sebuah toko bangunan di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Novanto mendapat rekomendasi dari dokter untuk melakukan pengobatan di RS Santosa. Tetapi, ia kepergok berkeliaran di sebuah toko bangunan yang berada di Padalarang.

Dalam foto yang beredar di media sosial, Novanto tampak mengenakan kemeja lengan pendek, memakai topi hitam, dan wajahnya ditutup masker. Dalam foto itu, Novanto berbincang dengan seorang wanita dengan tas berwarna merah.

Setelah informasi itu diketahui, Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat langsung memindahkannya. "Tindakan saya sebagai Kakanwil, malam ini juga Setnov akan saya pindah ke Lapas Gunung Sindur, setelah konferensi pers ini," kata Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, Liberti Sitinjak, di Lapas Sukamiskin Kota Bandung, Jumat malam.***

Bagikan: