Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Umumnya berawan, 20.7 ° C

Iwan Bule: Orang Sunda Kadang tidak Kompak

Tim Pikiran Rakyat
MOCHAMAD Iriawan beserta istrinya, saat menghadiri acara halal bihalal RWS di Gedung Negara Sumedang.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN
MOCHAMAD Iriawan beserta istrinya, saat menghadiri acara halal bihalal RWS di Gedung Negara Sumedang.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Sunda merupakan salah satu suku terbesar di Indonesia. Dengan sumber daya manusia yang begitu banyak, orang sunda mestinya dapat memiliki peran penting di kancah nasional.

Namun kenyataannya, saat ini tokoh-tokoh nasional yang berasal dari Sunda masih cukup sedikit. Maka dari itu, sebagai salah seorang sesepuh Jawa Barat H. Mochamad Iriawan, mengajak kepada seluruh masyarakat sunda untuk bersatu.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Iwan Bule panggilan akrab H. Mochamad Iriawan, saat memberikan sambutan pada acara Halal Bihalal keluarga besar Rukun Wargi Sumedang (RWS), di Gedung Negara Sumedang, baru-baru ini.

Pada acara yang dihadiri Calon Wakil Presiden 01 K.H. Ma'ruf Amin, dan sejumlah tokoh sunda tersebut, Iwan Bule mengatakan bahwa orang sunda itu sebenarnya banyak. Namun yang manggung di kancah nasioal masih sedikit.

"Orang sunda itu banyak, tapi yang manggung di kancah nasional cukup sedikit. Karena apa, memang mungkin di sunda ini sudah segala ada, di depan tanaman tumbuh subur dan di belakang rumah ayam banyak dan lain sebagainya. Sehingga mungkin daya berjuangnya kurang tinggi, mungkin itu," kata Jendral Polisi yang sempat menjabat sebagai Pejabat Gubernur Jawa Barat pada pertengahan tahun 2018 itu.

Bukan itu saja, Iriawan juga mengatakan, sesuai pengamatannya, orang sunda ini kadang tidak kompak, dan tidak mau saling memajukan satu sama lain. Malah ketika rekannya sudah mendapatkan posisi di atas, kadang kawannya suka mengutik-ngutik agar rekannya itu bermasalah dan kembali ke bawah.

Padahal sesuai pilosofi sunda, masyarakat sunda itu harus "silih asah, silih asih, dan silih asuh" atau saling mengingatkan, saling mengasihi dan saling menjaga satu sama lain.

"Orang sunda kadang-kadang tidak kompak, tidak mau memajukan kawannya. Malah jika kawanya sudah di atas kadang suka diutik-utik supaya bermasalah, itu pengamatan saya," ujarnya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Oleh karena itu, melalui kegiatan seperti ini, Iriawan mengajak kepada seluruh masyarakat sunda supaya dapat bersatu, dan saling membantu satu-sama lain agar orang sunda ke depannya bisa memiliki peran besar di kancah nasional. 

"Karenanya, sebagai warga Sunda kita harus mendo'akan KH. Ma'ruf Amin. Sebab, dengan kehadiran KH. Ma'ruf Amin menjadi Wakil Presiden, tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat sunda," ucap Iwan Bule.

"Dengan adanya orang Sunda yang menjadi Wakil Presiden nanti, mudah-mudah dapat mempersatukan kembali orang sunda yang demikian adanya," katanya.***

Bagikan: