Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Cerah berkabut, 30.7 ° C

Bunga untuk Eka Supria Atmaja, Selamat Datang Pengangguran Kabupaten Bekasi

Tommi Andryandy
PULUHAN karangan bunga berisi ucapan selamat kepada Eka Supria Atmaja yang dilantik menjadi Bupati Bekasi memenuhi Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat 14 Juni 2019. Namun, di antaranya terdapat pula karangan bunga dengan ucapan tidak biasa, unik, tetapi sarat kritik.*/TOMMI ANDRYANDY/PR
PULUHAN karangan bunga berisi ucapan selamat kepada Eka Supria Atmaja yang dilantik menjadi Bupati Bekasi memenuhi Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat 14 Juni 2019. Namun, di antaranya terdapat pula karangan bunga dengan ucapan tidak biasa, unik, tetapi sarat kritik.*/TOMMI ANDRYANDY/PR

HARI ketiga usai dilantiknya Eka Supria Atmaja menjadi Bupati Bekasi, Jumat 14 Juni 2019, sejumlah karangan bunga masih berdatangan ke Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat. Karangan bunga dipasang berjejer mengitari air mancur di sekitar kantor bupati.

Karangan bunga dikirim dari berbagai pihak mulai dari sesama instansi pemerintahan, rekanan pengusaha, hingga lembaga masyarakat dan pendidikan. Melalui karangan bunga yang dikirim, mereka menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya Eka Supria Atmaja sebagai bupati definitive Kabupaten Bekasi.

Akan tetapi, di antaranya ucapan selamat itu, terdapat ungkapan yang unik sekaligus sarat kritik. Salah satunya adalah yang dikirim Gunawan dari Forum Informasi Ketenegakerjaan.

Dalam karangan bunganya, aktivis yang berfokus terhadap isu lingkungan dan ketenagakerjaan itu awalnya menyampaikan ucapan "Selamat datang Eka Supria Atmaja selaku Bupati Bekasi". Namun di bagian bawah karangan bunga dia menyampaikan ucapan lain, yakni "Selamat Datang Pengangguran Kabupaten Bekasi".

Menagih janji

Ucapan itu disampaikan sebagai bentuk kritik sekaligus mengingatkan agar Pemkab Bekasi berfokus terhadap pengentasan pengangguran.

Kendati disebut sebagai daerah industri terbesar di Indonesia, tingginya angka pengangguran masih menjadi persoalan di Kabupaten Bekasi.

Dengan kewenangan yang dimiliki, Gunawan berharap Eka Supria Atmaja dapat menepati janji politiknya terutama untuk persoalan ketenagakerjaan.

PULUHAN karangan bunga berisi ucapan selamat kepada Eka Supria Atmaja yang dilantik menjadi Bupati Bekasi memenuhi Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat 14 Juni 2019. Namun, di antaranya terdapat pula karangan bunga dengan ucapan tidak biasa, unik, tetapi sarat kritik.*/TOMMI ANDRYANDY/PR

"Eka Supria Atmaja selaku Bupati Bekasi yang baru harus membuktikan dan menuntaskan yang menjadi janji politiknya dalam menyediakan lapangan kerja bagi pengangguran warga Kabupaten Bekasi. Jangan sampai janji politik dan janji lainnya yang pernah disampaikannya hanya menjadi sebuah pemberian harapan palsu," ucap dia.

Janji yang gagal dipenuhi, kata Gunawan, jangan sampai menjadi bom waktu bagi Eka Supria Atmaja. "Seperti diketahui, janji politik mengurangi angka pengangguran masih belum tercapai sampai saat ini. Jika Eka Supria Atmaja tidak memenuhi yang menjadi janjinya kepada warga Kabupaten Bekasi, itu akan 'kualat'. Tinggal menunggu bom waktu saja," ucapnya.

Selain itu, terdapat pula karangan bunga lainnya dengan ungkapan yang tidak biasa seperti yang dikirimkan Rahmad Damanhuri dari DPD KNPI Kabupaten Bekasi.

Ungkapan duka cita

Di karangan bunga berwarna merah itu, kalimat yang dipilih justru identik dengan ucapan duka cita.

"Innalilahi wainnaillahirojiun," bunyi tulisan pada karangan bunga berukuran 1x1,5 meter itu. Namun demikian, disampaikan pula doa sekaligus wejangan pada bagian bawahnya yakni "Jabatan adalah amanah semoga dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Selamat bertugas".

Jabatan sejatinya memang cobaan yang dititipkan pada seorang pemimpin agar menjadi amanah. Selamat bekerja Pak Eka Supria Atmaja!***

Bagikan: