Pikiran Rakyat
USD Jual 14.285,00 Beli 14.187,00 | Sedikit awan, 21.1 ° C

Polres Subang Siapkan Patroli Berskala Besar

Tim Pikiran Rakyat
WAKIL Bupati dan Kapolres Subang, Dandim 0605 usai apel konsolidasi operasi ketupat lodaya 2019 dan kesiapan pengamanan sidang PHPU berhalal bihalal.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA
WAKIL Bupati dan Kapolres Subang, Dandim 0605 usai apel konsolidasi operasi ketupat lodaya 2019 dan kesiapan pengamanan sidang PHPU berhalal bihalal.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA

SUBANG, (PR).- Jajaran Polres Subang dibantu TNI dan elemen lainnya akan menggelar kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (KKYD) guna menjaga keamanan dan ketertiban terutama selama berjalannya sidang penetapan hasil pemilihan umum (PHPU).

Kapolres Subang, AKBP H. Muhammad Joni didampingi Kabag.Ops, AKP Dony Eko Wicaksono usai Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Lodaya 2019 dan kesiapan pengamanan sidang PHPU di halaman Mapolres Jalan Mayjen Sutoyo,Subang, Kamis 13 Juni 2019 mengatakan kalau pihaknya merasa bangga atas kinerja semua jajaran sehingga Operasi Ketupat Lodaya berjalan aman dan lancar.

“Sekarang pun kembali akan melakukan dukungan pengamanan terutama jalannya sidang PHPU dan tentunya untuk menciptakan kondisi yang kondusif. Langkahnya kita melaksanakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan dengan patroli berskala besar,“ jelas Kapolres seperti dilaporkan wartawan Galamedia, Dally Kardilan.

Apel yang dipimpin Dandim 0605 Subang, Letkol Arh.Edi Maryono didampingi Kapolres AKBP H M Muhammad Joni dihadiri Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, perwakilan Muspida, Ketua KPU Suryaman dan Bawaslu Subang, H.Parrahutan Harahap serta ratusan ratusan personel kepolisian bersama anggota TNI berbaris rapi termasuk Satpol PP, Dishub, PMI, Dinkes, BPBD, Damkar dan Senkom.

Sementara Bupati Subang, H. Ruhimat melalui Wakilnya, Agus Masykur meminta kepada masyarakat Subang supaya tetap tenang dalam menyikapi situasi dan kondisi sosial yang dihadapi. Dengan cara menyaring informasi yang diterima. "Saya juga turut mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi akan ajakan atau informasi apapun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Utamakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,“ pintanya.***

Bagikan: