Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Langit umumnya cerah, 16.4 ° C

Pencuri Gondol Uang Rp 700 Juta dari Rumah Pengusaha Telur 

Tim Pikiran Rakyat
KAPOLRES Majalengka Ajun Komisari Polisi Mariyono disertai Kasat reskrim Ajun Komisaris M Wafdan Mutaqien  dan Kabag Op Kompol Pardede memperlihatkan uang sebesar Rp 15.000.000 yang masih tersisa dari pelaku pencurian dengan kerugian mencapai Rp 700.000.000 di halaman Mapolres Kamis 13 Juni 2019.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON
KAPOLRES Majalengka Ajun Komisari Polisi Mariyono disertai Kasat reskrim Ajun Komisaris M Wafdan Mutaqien dan Kabag Op Kompol Pardede memperlihatkan uang sebesar Rp 15.000.000 yang masih tersisa dari pelaku pencurian dengan kerugian mencapai Rp 700.000.000 di halaman Mapolres Kamis 13 Juni 2019.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

MAJALENGKA,(PR).- Polres Majalengka tangkap tersangka pembobol rumah kosong di saat Hari Raya Idulfitri, BS (43) warga Blok Ahad, RT 006/ 002, Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten. Dalam aksinya tersangka membawa kabur uang sebesar Rp 700.000.000.

Tiga tersangka lainnya masih buron namun kepolisian telah mengantongi identitas para pelaku.

Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 15.000.000 yang masih tersisa, baju kemeja warna putih, celana, helm, sepatu, HP serta satu unit sepeda motor jenis Vario yang kesemuanya dipergunakan saat melakukan pencurian.

Menurut keterangan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Mariyono disertai kasat reskrim Ajun Komisaris M Wafdan Mutaqien, Kamis 13 Juni 2019, tersangka pelaku BS ditangkap Minggu 9 Juni atau beberapa hari setelah melakukan pencurian. BS ditangkap di ruas jalan Paningkiran-Sumberjaya ketika mengendarai kendaraan Avanza No Pol E 1321 VM.

Penangkapan berdasarkan laporan korban Rudiyanto (45) pengusaha telur warga  Blok I, RT 001/001, Desa Sepat, Kecamatan Sumberjaya, Majalengka serta dari petunjuk yang ada di CCTV yang dipasang di rumah korban.

Pada hari Rabu tanggal  05 Juni 2019 diketahui sekitar jam 14.00 Wib telah terjadi pencurian dengan pemberatan uang tunai sebesar Rp 700.000.000,- (Tujuh Ratus Juta Rupiah) yang terjadi di dalam rumah pelapor Sdr. Rusiyanto S.SI yang terletak di Blok I Rt 001 Rw 001 Desa Sepat Kec. Sumberjaya Kab. Majalengka.

Sedangkan pencurian itu sendiri terjadi Rabu (5/6/2019) persis di hari raya Idul Fitri. Pagi sekitar pukul 06.00 WIB, Rusiyanto bersama istrinya Ika Sartika serta anak-anaknya pergi ke mesjid untuk menunaikan solat Id sambil bersilaturahim kepada orang tua mereka dengan posisi pintu rumah seluruhnya dalam kondisi terkunci.

Hanya sekitar pukul 14.00 WIB saat mereka kembali ke rumah ternyata posisi di dalam rumah dan kamar tidur kondisinya sudha berantakan. Ika kemudian memeriksa tempat uangnya yang ternyata uangnya sebesar Rp 700.000.000 telah raib.

“Uang tersebut katanya uang hasil usahanya, menjelang lebaran bank tutup sehingga korban tidak bisa menyimpan uangnya di bank sehingga terpaksa di simpan di rumah,” kata Kapolres.

Atas kejadian tesrebut, korban segera melaporkan apa yang dialaminya ke kepolisian. Tim dari Reskrim serta Polsek segera melakukan olah tempat kejadian perkara yang kebetulan di rumah korban terpasang cctv sehingga ada petunjuk untuk mengusut para tersangka.

“Empat hari kemudian kami menagkap satu tersangka pelaku saat yang bersangkutan diperjalanan mengendarai mobil,” kata Kapolres kepada wartawan Kabar Cirebon, Tati Purnawati.

Berdasarkan keterangan sementara, tersangka mengaku melakukan pencurian bersama dengan tiga temannya masing-masing SM, AD dan SL yang kini masih buron. Para pelaku ini adalah residivis dengan kasus pencurian dan mereka saling mengenal saat sama-sama di dalam penjara serta di tempat lain saat nongkrong.

Sebelum melakukan aksi pencurian, para tersangka terlebih dulu membuat peta lokasi sasaran, setelah diketahui penghuni rumah seluruhnya pergi meninggalkan rumah, mereka melancarkan aksinya dengan membobol jendela rumah menggunakan linggis kecil, setelah berhasil mengambil barang mereka kembali ke jalan semula.

Dari pengakuan tersangka yang sudah ditangkap, uang hasil pencurian di bagi sesuai peran masing-masing. Ada yang memperoleh Rp 200.000.000, ada yang Rp 100.000.000, bahkan kurang. Karena perannya ada yang melakukan peta lokasi sasaran, ada yang hanya mengawasi situasi lingkungan saat aksi berlangsung serta pelaku yang melakukan eksekusi.

“Kami sekarang sedang melakukan pengejaran terhadap 3 tersangka lainnya yang identitasnya sudha kami ketahui,” kata Kapolres Mariyono.***

Bagikan: