Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Sebagian cerah, 32.4 ° C

Mencuri Harta Tetangga Saat Idulfitri, Dua Pria Dibekuk Polisi

Tati Purnawati
KAPOLRES Majalengka Ajun Komisaris besar Polisi Mariyono disertai Kasat reskrim Ajun Komisaris Polisi M Wafdan Mutaqien memperlihatkan barang bukti obeng serta linggis kecil pada Kamis, 13 Juni 2019. Barang bukti tersebut digunakan para tersangka untuk pembobol rumah milik Murjani (40) warga  Blok Sukamulya, RT 009/004,  Desa Paniis, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka saat hari raya Idulfitri.*/TATI PURNAWATI/KP
KAPOLRES Majalengka Ajun Komisaris besar Polisi Mariyono disertai Kasat reskrim Ajun Komisaris Polisi M Wafdan Mutaqien memperlihatkan barang bukti obeng serta linggis kecil pada Kamis, 13 Juni 2019. Barang bukti tersebut digunakan para tersangka untuk pembobol rumah milik Murjani (40) warga Blok Sukamulya, RT 009/004, Desa Paniis, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka saat hari raya Idulfitri.*/TATI PURNAWATI/KP

MAJALENGKA,(PR).- Tiga warga Desa Blok Sukamulya. Desa Paniis, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka ditangkap pihak kepolisian karena diduga telah melakukan pencurian uang dan perhiasan emas milik tetangganya dengan nilai kerugian mencapai Rp 200.000.000.

Ketiga tersangka yang ditangkap Rabu, 13 Juni 2019 adalah OS dan YY, mereka  warga Blok Sukamulya, Desa Panis serta IS  warga Blok Kebon Kembang, RT 02/24, Desa Mekarmulya, Kecamatan  Pangalengan, Kabupaten Bandung. Sedangkan LD, pelaku lainnya, masih buron.

Dari tangan tersangka diamankan obeng, telpon seluler. Sedangkan barang curian telah habis dijual, serta uang curian juga telah mereka pergunakan untuk lebaran.

Menurut keterangan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Mariyono disertai kasat reskrim M Wafdan Mutaqien, tersangka ditangkap Rabu kemaris sekitar pukul 01.00 dini hari, setelah dilakukan penyelidikan atas kasus pencurian yang terjadi di tumah korban yang juga masih tetangganya Murjani (40) warga Blok Sukamulya, RT 009/004, Desa Paniis, kecamatan Maja.

Berdasarkan laporan korban yang diterima kepolisain, pencurian terjadi  5 Juni 2019, diketahui sekira  pukul 07.00 WIB. Diketahui sepulang solat Idul Fitri.

Korban dan keluarganya meninggalkan rumah untuk ke masjid, saat pulang sekitar pukul 07.00 WIB pintu rumah dan jendela rumah serta tralis jendela dalam kondisi terbuka dan rusak. Istri korban Engkot Kotimah (36) segera memlihat kamarnya dan diketahui telah berantakan.

Diapun langsung memeriksa benda berharganya yang ternyata juga raib. Diantaranya uang sebesar Rp 60.000.000, tiga buah kalung emas seberat 27 gram, 6 cincin emas seberat 10 gram dan 1 buah buah liontin seberat 5 gram serta 6 buah handphone, senjata air soft gun serta STNK motor PCX E 2000 UI. Hingga total kerugian yang diderita mencapai sebesar Rp 200.000.000.

Saat dilakukan penangkapan tidak ada perlawanan dari para tersangka. Merekapun mengakui perbuatannya, dan pencurian telah direncanakan beberapa hari sebelum dilakukan. Barang curian segera mereka jual dan hasilnya dibagi secara merata.

“Mereka mengetahui situasi rumah tersangka karena korban adalah tetangganya. Mereka tidak menduga kalau aksinya akan segera terungkap,” kata Mariyono.***

Bagikan: