Pikiran Rakyat
USD Jual 14.279,00 Beli 14.181,00 | Sebagian berawan, 20.2 ° C

Kemenag Kurang Serius, Bandara Kertajati Sebenarnya Sudah Siap

Tim Pikiran Rakyat
Bandara Kertajati BIJB/ADE BAYU INDRA
Bandara Kertajati BIJB/ADE BAYU INDRA

MAJALENGKA,(PR).- Batalnya penerbangan calon haji dari Bandara Kertajati diduga karena kelalaiaan pihak Kementerian Agama (Kemenag) yang tidak memiliki keseriusan untuk mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke Kertajati.

Karena secara teknis Bandara Kertajati serta sarana pendukung bagi keberangkatan haji telah dipersiapkan sejak awal, atau sejak terjadinya pembatalan penerbangan haji dari Kertajati tahun 2018 lalu.

Hal tersebut disamapaikan tokoh masyarakat Majalengka yang juga mantan Bupati Majalengka Sutrisno menyikapi adanya informasi pembatalan keberangkatan jemaah haji dari Bandara Kertajati, Rabu 12 Juni 2019.

“Tahun 2018 batal berangkat dari Kertajati bisa dimaklumi karena landasan pacu juga belum selesai 3.000 m sehingga belum bisa diterbangi pesawat berbadan lebar. Kalau sekarang landasan pacu sudah memadai, terminal juga tuntas, sehingga persoalan tidak perlu ada,” ungkap Sutrisno.

Batalnya keberangkatan ini adalah kali kedua setelah tahun 2018 lalu. Persoalan sekarang, menurut Sutrisno, adalah akibat lalainya Kementerian Agama, yang tidak serius menghendaki keberangkatan haji dari Kertajati. “Ini komitmen Kementerian Agama bukan kepentingan umum,” kata Sutrisno kepada wartawan Kabar Cirebon, Tati Purnawati.

Menurutnya, jika persoalan penginapan dan jalur, sebetulnya Kabupaten Majalengka sudah siap. Ada Hotel Fitra dan Islamic Centre yang letaknya berhadapan dan bisa menampung untuk satu kloter, di sana juga tersedia 2 masjid untuk sarana ibadah, tes administrasi dan kesehatan juga bisa dilakukan di Aula yang mampu menampung lebih dari 1.000 orang. Di kawasan tersebut bisa benar-benar steril sehingga pengurus dan calon haji bisa benar-benar aman.

Sarana air bersih di Majalengka berlebih, serta ruas jalan darat menuju bandara juga memadai, jarak tempuh menuju bandara diperkirakan bisa dijangkaud engan waktu 20 menitan saja. Jika terjadi kemacetan arus lalu lintas, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah membangun sejumlah jalur jalan yang bisa dilalui untuk menuju Kertajati dan sejumlah wilayah lainnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa penerbangan calon haji batal dilakukan dari Kertajati. Padahal sedianya calon haji asal Majalengka, Kuningan, Cirebon, Indramayu serta Subang dan Sumedang akan berangkat dari Kertajati.

Bahkan Wakil Gubernur Jawa Barat juga sudah meninjau persiapan penginapan dan sarana pendukung lainnya.***

Bagikan: