Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Sedikit awan, 21.9 ° C

Penumpang Bayar Calo Rp 75 Ribu untuk Dapatkan Tiket Rp 1.000,00

Tim Pikiran Rakyat
ANTREAN panjang penumpang Kereta Api di Stasiun Banjar, Selasa 11 Juni 2019.*/DEDE IWAN/KABAR PRIANGAN
ANTREAN panjang penumpang Kereta Api di Stasiun Banjar, Selasa 11 Juni 2019.*/DEDE IWAN/KABAR PRIANGAN

BANJAR,(PR).-  Lalu lintas kendaraan arus mudik dan balik Lebaran 1440 H/2019 M diwarnai kemacetan. Melihat kenyataan itu, penumpang angkutan umum berbondong-bondong beralih naik Kereta Api (KA). 

Pilihan utama penumpang tujuan Bandung, naik KA Pangandaran relasi Bandung - Banjar PP yang memberlakukan promo Rp 1.000,00 sampai sekarang ini. 

Tergiur tiket murah dan adanya kepastian naik KA tak mengenal macet, ratusan penumpang diharuskan rela antre panjang di Stasiun Banjar berjam-jam.

Akibat teriknya panas matahari, tak sedikit di antara calon penumpang harus menggunakan payung. Bahkan, ada yang rela menunggu, sampai  memperoleh tiket KA mencapai 13 jam.

"Saya antre, ada di stasiun Banjar sudah sekitar 13 jam. Baru mendapatkan tiket sekitar pukul 14.00 WIB. Ini semua berlatar tanggung datang ke stasiun," ujar seorang penumpang KA Pangandaran, Yani diamini Ahmad, Selasa 11 Juni 2019.

Selain keluhan antrean, ada lagi penumpang KA Pangandaran yang mengaku harus mengeluarkan uang Rp 75.000 kepada calo. "Untuk memperoleh tiket Rp 1.000,00 bayar Rp 75.000,00 kepada calo," ujar Panji. 

Menurut Ahmad, Yani dan Panji, menunggu dan antrean itu sangat menjenuhkan. Lebih lanjut mereka berharap pelayanan PT KAI ditingkatkan, lebih humanis dan jangan membuat jenuh saat antrean. Misal, dihadirkan hiburan apalah atau sejenisnya.

"Kami berharap praktik percaloan tiket KA dihilangkan. Pelakunya ditindak. Tim Saber Pungli dan Pengawas Internal PT KAI diharapkan bergerak cepat, merespon aspirasi yang berkembang sekarang ini," ujar Ahmad dan Panji. 

Perketat keamanan

Menyikapi keluhan para penumpang KA, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Noxy Citrea, memberikan responS positif.

"Beberapa hari terakhir, kami perketat di pengamanan dan pengawasan di Stasiun Banjar," ujar Noxy kepada wartawan Kabar Priangan, Dede Iwan.

Ditegaskan dia, kalau ditengarai ada calo, silakan laporkan saja kepada Kepala Stasiun, securty atau polisi khusus yang berjaga di stasiun. 

"Laporkan dengan bukti-bukti. Dipastikan ditindaklanjuti dan kami bereskan. Terkait tiket promo Rp 1.000,00 itu, seharusnya penumpang itu bayar Rp 1.000,00. Jangan mau bayar ke calo dengan harga mahal," ujarnya.

Terkait penyebab adanya antrean, dikatakan dia, karena tiket KA Pangandaran dijual langsung di hari keberangkatan (go show). 

Sebagai solusi atas tingginya antusiasme promo Rp 1.000 ini, jika tidak mendapatkan tiket keberangkatan di hari yang diinginkan, agar mencari alternatif moda transportasi lain atau melakukan pemesanan di lain hari. 

"PT KAI memperpanjang promo Rp 1.000,00 untuk KA Pangandaran relasi Bandung - Banjar PP. Hal ini tentu disambut antusias masyarakat terutama pada masa mudik dan balik Lebaran," ujarnya.***

Bagikan: