Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Sedikit awan, 21.9 ° C

Pencuri Bobol SMPN 2 Cijulang, 22 Motherboard Komputer Hilang

Tim Pikiran Rakyat
CPU komputer ditinggalkan kawanan pencuri di halaman MP Negeri 2 Cijulang. Mereka hanya membawa kabur mother board dan hard disc. Akiabat pencurian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian Rp 130 juta.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN
CPU komputer ditinggalkan kawanan pencuri di halaman MP Negeri 2 Cijulang. Mereka hanya membawa kabur mother board dan hard disc. Akiabat pencurian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian Rp 130 juta.*/MUSLIH JERRY/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).- Aksi pencurian dengan membobol pintu sekolah kembali terjadi. Kini yang menjadi sasarannya SMP Negeri 2 Cijulang yang berada di blok Dusun Cicurug Rt 01/10 Desa Cibanten Kecamatan Cijulang, Rabu, 12 Juni 2019.

Dari sekolah tersebut, kawanan pencuri berhasil menggondol 22 motherboard serta hard discnya yang ada di dalam CPU komputer. Sedangkan CPU komputernya ditinggalkan di halaman sekolah begitu saja oleh pelaku.

Kepala SMP Negeri 2 Cijulang Endang Budiana S,Pd mengatakan, dirinya belum lama menjabat kepala sekolah sudah dua kali kejadian pembobolan di sekolahnya. Padahal sudah dilaksanakan piket malam dan siang. Namun, upaya itu seperti tak berarti, karena kasus pencurian kembali terjadi.

"Kejadian pertama pada awal bulan Ramadan lalu, infokus 3 unit dan pompa air raib digondol maling," ungkapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Muslih Jerry.

Budiana menuturkan, baru saja mengalami musibah pada awal bulan Ramadan, dirinya sangat kaget setelah ditelefon penjaga sekolah yang mengabarkan ada pencurian. Dilaporkan sebanyak 24 CPU komputer tercecer di halaman sekolah dan 22 CPU sudah berantakan isinya. Atas kejadian itu, pihaknya langsung melaporkan ke Polsek Cijulang.

"Diketahui oleh yang piket sekitar pukul 05.00 Wib ada CPU tercecer di lapang upacara sekolah, kami mengalami kerugian sekitar Rp 130 jutaan," ucapnya.

Selanjutnya pelaku diperkirakan melakukan aksinya sekitar pukul 03.00 Wib. Diduga pelaku masuk dengan cara menjebol kunci gembok pintu ruangan komputer dengan menggunakan besi. Kejadian ini saat petugas piket malam pulang dulu sekitar pukul 02.00 Wib.

"Kata petugas piket malam dia setelah kembali lagi pukul 05.00 Wib sudah kejadian CPU ada di lapang upacara," lanjutnya.

Sementara itu warga setempat Nana Sunarya (43) menambahkan dirinya kaget sekolah dekatnya kembali menjadi sasaran aksi pencurian dan anehnya yang diambil hanya hard disc dengan motherboard dari dalam CPU komputer.

"Tiga bulan lalu saja tetangga saya kehilangan sepeda motor 3 unit yang terparkir di dalam garasi rumah," tambahnya.***
 

Bagikan: