Pikiran Rakyat
USD Jual 14.280,00 Beli 14.182,00 | Umumnya cerah, 28.6 ° C

Gara-gara Mahasiswa Libur, Pasokan Darah ke PMI Kosong

Tim Pikiran Rakyat
KEPALA Markas PMI Sumedang, Dedy Setiadi.*/TAUFIK ROCHMAN
KEPALA Markas PMI Sumedang, Dedy Setiadi.*/TAUFIK ROCHMAN

SUMEDANG,(PR).- Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Sumedang, kini mulai mengalami kekosongan stok darah. Menurut informasi, kekosongan stok darah ini terjadi akibat tidak adanya aktivitas donor darah selama bulan Ramadan kemarin. Demikian disampaikam Kepala Markas PMI Sumedang, Dedy Setiadi, Selasa 11 Juni 2019.

Menurut Dedy, saat ini stok darah di PMI Sumedang memang sudah habis alis kosong. "Hari ini stok darah di PMI sudah kosong. Soalnya kebutuhan darah pada musim lebaran kemarin cukup banyak, sementara aktivitas donor darah di PMI nyaris tidak ada," kata Dedy.

Kekosongan stok darah seperti ini, lanjut Dedy, memang sudah biasa terjadi setiap pascalebaran. Soalnya, selama bulan puasa nyaris tidak ada warga yang mendonorkan darahnya ke PMI. Begitu juga dengan kegiatan donor darah yang rutin dilaksanakan di setiap institusi atau lembaga-lembaga, selama bulan Ramadan kemarin semuanya nyaris tidak ada aktivitas.

"Selama bulan Ramadan kemarin kan tidak ada aktifitas donor darah. Makanya stok yang ada juga kini habis semua," ujarnya.

Bukan itu saja, pendonor dari kalangan mahasiswa Unpad dan STPDN Kampus Jatinangor yang menjadi andalan PMI Sumedang juga kini belum bisa membantu pasokan darah, karena aktivitas kampusnya sendiri saat ini memang masih libur.

"Selain dari ASN dan masyarakat umum, pasokan darah paling banyak itu biasanya dari hasil donor mahasiswa Unpad dan STPDN. Namun karena sekarang mahasiswanya masih libur, jadi mereka belum bisa memberikan bantuan darah," katanya.

Maka dari itu, untuk memenuhi kebutuhan darah para pasien, sementara ini pihaknya terpaksa harus meminta kesediaan pihak keluarga untuk mencari pendonor sendiri.

"Tiap hari juga pasti selalu ada permintaan darah dari dokter rumah sakit. Termasuk hari ini, sudah ada lagi permintaan darah. Namun karena di sini sedang kosong, jadi untuk mensiasatinya kami terpaksa harus meminta pihak keluarga pasien untuk jadi pendonor," ucapnya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Dijelaskan Dedy, berbicara soal kebutuhan darah, setiap tahunnya permintaan ke PMI Sumedang itu rata-rata bisa mencapai 12.000 labu darah. Sementara pasokan darah dari para pendonor tetap, setiap tahunnya paling hanya bisa menutupi sekitar 5 persen dari kebutuhan. Oleh karena itu, tidak heran jika pasokan darah di PMI Sumedang sering mengalami kekurangan.***
 

Bagikan: