Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Sedikit awan, 22.6 ° C

4 Pelaku Penganiayaan Putra hingga Tewas Terancam 12 Tahun Penjara

Riesty Yusnilaningsih
EMPAT pelaku penganiayaan yang menewaskan Putra dihadirkan saat rilis perkara di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu, 12 Juni 2019. Empat pelaku lain yang dinyatakan buron masih diburu polisi.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR
EMPAT pelaku penganiayaan yang menewaskan Putra dihadirkan saat rilis perkara di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu, 12 Juni 2019. Empat pelaku lain yang dinyatakan buron masih diburu polisi.*/RIESTY YUSNILANINGSIH/PR

BEKASI, (PR).- Empat pelaku penganiayaan yang membakar Putra hingga tewas kini harus siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara empat pelaku lain yang hingga kini buron, masih diburu aparat Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota.

Wakil Kepala Polrestro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Eka Mulyana menyampaikan, bentrokan yang mengakibatkan tewasnya Putra berawal dari gesekan antarkelompok pemuda yang terjadi saat malam takbiran, Selasa, 4 Juni 2019.

Kelompok Rs awalnya sedang 'nongkrong' di depan Toko Riyan Jalan Kodau, Kecamatan Jatiasih, dihampiri kelompok korban yang datang menggunakan sepeda motor bersama tujuh kawanannya.

"Saat kedua kelompok berpapasan, saling ejek terjadi. Korban melemparkan ejekan bernada tantangan ke arah Rs dan teman-temannya. Ejekan dari korban memicu kemarahan Rs," kata Eka saat memimpin rilis di Mapolrestro Bekasi Kota, Rabu, 12 Juni 2019.

Rs yang dalam kondisi naik pitam, spontan mengejar kelompok bersepeda motor tersebut. Kawanan Putra berhasil melarikan diri, meninggalkan korban yang lantas jadi bulan-bulanan Rs dan kawan-kawannya.

Pengeroyokan pada Putra pun tak terhindarkan. Korban sempat mencoba kabur ke arah warung tapi berhasil diseret ke luar lagi oleh kawanan pelaku.

Pelaku Rs lantas spontan mengambil sebotol bensin dari rak penjaja bensin eceran. Bensin pun disiramkan ke tubuh Putra lalu disulut menggunakan korek api.

"Korban terbakar di bagian kepala hingga dadanya dengan luka bakar mencapai 60 persen," kata Eka.

Setelah diantarkan warga sekitar ke rumahnya, korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kramatjati, tapi nyawanya tak tertolong. Dua hari berselang, Jumat, 7 Juni 2019, Putra pun menghembuskan nafas terakhirnya.

Penangkapan pun dilakukan terhadap Rs dan tiga rekannya, TS (15), NS (24), dan AP (22). Sementara empat pelaku lain masih diburu.

"Meskipun ada pelaku yang masih di bawah umur, tapi tetap kami proses sesuai hukum yang berlaku," kata Eka.

Pasal yang dijeratkan kepada para tersangka ialah 170 KUHP yang ancaman hukumannya bisa mencapai 12 tahun penjara.***

Bagikan: