Pikiran Rakyat
USD Jual 14.425,00 Beli 14.125,00 | Sedikit awan, 24.7 ° C

Pencuri Tebang Kayu di Hutan pada Malam Hari

Tim Pikiran Rakyat
TIGA pencuri kayu di kawasan hutan diamankan berikut barang bukti berupa mobil dan kayu gelondongan.*/DOK. POLRES MAJALENGKA
TIGA pencuri kayu di kawasan hutan diamankan berikut barang bukti berupa mobil dan kayu gelondongan.*/DOK. POLRES MAJALENGKA

MAJALENGKA,(PR).- Satuan Reskrim Polres Majalengka mengamankan tiga pelaku pencurian kayu di kawasan hutan Balai Pendidikan dan Latihan Kadipaten RPH Pancurendang, BKPH Majalengka,  di KPH Majalengka Desa Cipaku, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.

Mereka adalah DS warga Dusun Majamulya, RT 03 RW 01, Desa Majasuka, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, RS alias Cakil yang menyediakan kendaraan untuk mengangkut kayu hasil curian, serta  WY yang bertugas mengawasi situasi saat melakukan penebangan serta mengangkut barang curian.

Wartawan Kabar Cirebon, Tati Purnawati melaporkan, dari kasus tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa kendaraan bak terbuka No Pol E 8610 AP, warna hitam berikut kunci kontak, 10 batang kayu sonokeling, 1 buah meteran, 2 buah handphone.

Menurut keterangan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi  Mariyono disertai Kasat Reskrim Ajun Komisaris M Wafdan Muttaqin, Selasa 11 Juni 2019,  aksi pencurian yang dilakukan tersangka DS terjadi Minggu, 2 Juni 2019 malam hari tepatnya sekira pukul 20.30 WIB.

Aksinya diketahui masyarakat yang mencurigai adanya  kendaraan bak terbuka jenis L 300 Merk Mitsubihsi Nopol  E 8610 AP berada di kawasan hutan Diklat  Kadipaten.

Atas kecurigaan masyarakat tersebut, anggota Satuan Reskrim Majalengka segera mendatangi lokasi kejadian, namun saat didatangi para pelaku langsung  melarikan diri. Satu di antaranya DS berhasil ditangkap.

Setelah itu kepolisian menangkap  dua pelaku lainnya yakni RS alias Cakil yang menyediakan kendaraan untuk mengangkut kayu hasil curian serta,  WY yang bertugas mengawasi situasi saat melakukan penebangan serta mengangkut barang curian.

Berdasarkan hasil penyidikan pohon hasil tebangan tersebut rencananya akan dijual ke Kabupaten Banyumas dengan menggunakan kendaraan sewaan.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 83 ayat (1) Jo Pasal 85 ayat UU RI No 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan.***
 

Bagikan: