Pikiran Rakyat
USD Jual 14.068,00 Beli 13.768,00 | Umumnya cerah, 27 ° C

Tiket Masih Rp 1.000,00, Calon Penumpang Rela Antre

Nurhandoko
CALON penumpang antre tiket KA Pangadaran, di Stasiun Kereta Api Kota Banjar. Membeludaknya calon penumpang saat arus mudik dan balik lebaran diduga berkenaan dengan masih diberlakukannya tiket promosi Banjar – Bandung (Kiaracondong) hanya Rp 1.000.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR
CALON penumpang antre tiket KA Pangadaran, di Stasiun Kereta Api Kota Banjar. Membeludaknya calon penumpang saat arus mudik dan balik lebaran diduga berkenaan dengan masih diberlakukannya tiket promosi Banjar – Bandung (Kiaracondong) hanya Rp 1.000.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

BANJAR,(PR).- Pemudik menyerbu tiket Kereta Api (KA) Pangandaran tujuan Banjar – Bandung (Kiaracondong) yang saat ini masih memberlakukan tiket promo Rp 1.000,00. Diperkirakan sebagian warga yang antre tiket kereta api, sebelumnya hendak naik bus. 

Antusias warna naik kereta api tersebut tampak dari kedatangan calon penumpang yang rela antre beberapa jam sebelum loket dibuka, khawatir tidak mendapatkan tiket. Sebelumnya  mereka mendapatkan nomor antrean, selain itu juga mengisi blanko yang sudah disediakan.  Keberadaan nomor antrian tersebut dimaksudkan agar tertib. 

Terbatasanya ruangan stasiun Kota Banjar yang berada paling ujung timur Provinsi Jawa Barat, tampak dari antrean yang memanjang hingga keluar ruang. Mereka tidak hanya berasal dari wilayah Kota Banjar, akan tetapi juga dari daerah sekitar seperti Ciamis, termasuk Kabupaten Cilacap dan lainnya. 

“Antre sejak jam 6.30 WIB, khawatir tidak dapat tiket. Saya bersama dengan kerabat sengaja pilih naik kereta api, tiketnya sangat murah, masih promosi,” ungkap Endang warga Langkaplancar, Ciamis, Jumat 7 Juni 2019.

Dia mengaku sejak dliluncurkan pada awal Bulan Januari 2019, sudah dua kali naik KA Pangandaran, tujuan ke Bandung. Saat ini dia mengaku lebih nyaman naik KA dibandingkan angkutan umum lainnya.

“Selain waktu tempuh lebih singkat, juga nayaman dan jadwalnya tepat. Sebelumnya naik bus. Sebelumnya promo berakhir mei, akan tetapi lebaran ini promo diperpanjang sampai akhir Juni,” tuturnya.

Masih promo

Hal senada juga dikemukakan calon penumpang lainnya, Handik. Dia mengaku baru kali ini mencoba naik KA Pangandaran. Hal itu dilakukan setelah beberapa rekannya menyarankan agar naik kereta karena tiketnya murah.

“Banyak yang cerita agar naik KA Pangandaran kalau ke Bandung, sekarang masih tiket promo. Kalau lanjut ke Gambir (stasiun) harganya juga murah,” ungkapnya.

Seperti diketahui PT KAI meluncurkan KA Pangandaran awal Januari 2019. Ada dua jam pemberangkatan dari Stasiun Kota Banjar yakni pukul 13.55 WIB sampai di Bandung pukul 18.34 WIB, serta pukul 16.20 WIB, tiba di Bandung pukul 20.34 WIB.

Sementara itu arus balik lebaran H-3 di wilayah tatar galuh Ciamis  mulai padat. Mengantisipasi kemacetan di wilayah kota Ciamis, kendaraan yang melaju dari arah timur menuju Bandung dan Jakarta, mulai dari pertigaan Cisaga dialirkan menuju utara, Rancah dan seterusnya.

Selama ini pertigaan Csaga yang letaknya tidak jauh dari perbatasan dengan Kota Banjar, sangat padat. Banyak kendaraan yang berbelok menuju utara, juga ikut menyumbang lambannya arus kendaraan.

Selain itu masih dari arah timur sesampainya di Alun-alun Ciamis diarahkan ke utara, Kawali, seterusnya tol Cipali. Pengalihan tersebut untuk mengurangi kepadatan arus balik di wilayah Nagrek dan sekitarnya.

“Saat arus balik, didominasi kendaraan nyang menuju barat. Saat ini sebagian besar pemudik yang naik sepedamotor. Rekayasa lalulintas untuk mengurangi kepadatan selepas Ciamis arah barat,” tutur Kepala Bidang lalulintas Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Achmad Yani.***

Bagikan: