Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Sedikit awan, 21.9 ° C

Kereta Anjlok, Argo Wilis dan KA Kutojaya Selatan Memutar Lintas Utara

Yulistyne Kasumaningrum
ILUSTRASI.*/CANVA
ILUSTRASI.*/CANVA

BANDUNG, (PR).- Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea menyampaikan permohonan maaf menyusul terjadinya gangguan perjalanan KA Serayu di petak jalan antara Stasiun Lebak Jero dan Stasiun Nagreg di Km 193+7 pada Selasa, 4 Juni 2019.

“Laporan pertama kali diterima dari masinis KA 215 Serayu pagi relasi KA Serayu relasi Purwokerto-Pasar Senen pada pukul 12.36 bahwa kereta mengalami anjlok. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas dengan segera mengirim kereta penolong ke lokasi untuk segera melakukan evakuasi,” ujarnya melalui keterangan yang diterima “PR”, Selasa, 4 Juni 2019.

KA Serayu relasi Purwokerto – Pasar Senen yang membawa 6 kereta ekonomi, 1 kereta pembangkit, dan 1 gerbong barang mengalami anjlok pada kereta ke empat dari belakang. Sehingga, untuk mengevakuasi penumpang sebanyak empat kereta di bagian depan ditarik ke Stasiun Nagreg.

Adapun perjalanan kereta api yang terganggu adalah KA Pangandaran relasi Gambir-Bandung–Banjar dan KA Galunggung relasi Tasikmalaya–Kiaracondong. Saat ini untuk KA Pangandaran posisinya masih di Stasiun Nagreg sementara posisi KA Galunggung berada di Stasiun Cibatu.

Sedangkan untuk kereta Argo Wilis dari arah Surabaya menuju Bandung dan KA Kutojaya Selatan dari Kutoarjo menuju Kiaracondong akan mengalami perubahan pola operasi ke lintas Utara menuju Purwoketo, Cirebon, Cikampek, Purwakarta, dan berakhir di Bandung.

“Sejauh ini proses evakuasi dan pengaturan operasi kereta api masih berlangsung. Kami harapkan akan segera teratasi dan perjalanan dapat normal kembali,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan data dari Daop 2 Bandung, H-2 atau Senin, 3 Juni 2019, jelang lebaran jumlah penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung tercatat sebanyak 56.969 penumpang tercapai 103% atau naik 3% dibanding tahun 2018 sebanyak 55.231 penumpang.

Tercatat penumpang KA Eksekutif berjumlah 5.905 orang, atau naik 44% dibanding 2018 sebanyak 4.098 penumpang, kemudian KA Bisnis 990 penumpang atau naik 63% dibanding 2018 sebanyak 1.561 penumpang.

KA Ekonomi 9.345 penumpang atau naik 39% dibanding 2018 sebanyak 6.704 penumpang dan KA Lokal 40.729 penumpang tercapai 95% dibanding tahun 2018 sebanyak 42.848 penumpang.

“Secara kumulatif penumpang KA Utama dan KA Lokal sampai H-2 adalah 545.036 penumpang tercapai 111% atau naik 11% dibanding tahun 2018 sejumlah 491.711 penumpang,” ujarnya.***

Bagikan: