Pikiran Rakyat
USD Jual 14.095,00 Beli 14.193,00 | Sebagian cerah, 28.2 ° C

Musim Mudik, Peserta JKN-KIS Dapat Berobat Langsung ke IGD Rumah Sakit

Tommi Andryandy
KEPALA BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Heni Riswanti memberi penjelasan saat konferensi pers di Kantor BPJS Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin (27/5/2019). Pada musim mudik, peserta JKN-KIS dapat berobat langsung ke rumah sakit.*/TOMMI ANDRYANDY/PR
KEPALA BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Heni Riswanti memberi penjelasan saat konferensi pers di Kantor BPJS Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin (27/5/2019). Pada musim mudik, peserta JKN-KIS dapat berobat langsung ke rumah sakit.*/TOMMI ANDRYANDY/PR

CIKARANG, (PR).- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menyatakan, pada musim mudik, peserta dapat langsung berobat ke instalasi gawat darurat di rumah sakit. Langkah itu dilakukan karena banyaknya fasilitas kesehatan tingkat pratama (FKTP) yang libur saat lebaran.

“Jadi jika biasanya ke rumah sakit setelah dapat rujukan dari FKTP dulu, namun saat musim mudik dan lebaran dapat langsung menuju IGD rumah sakit jika FKTP yang biasanya dituju libur,” kata Kepala BPJS Cikarang, Heni Riswanti saat menggelar konferensi pers di BPJS Cikarang, Kabupaten Bekasi, Senin 27 Mei 2019. Aturan ini mulai berlaku pada H-7 hingga H+7 Lebaran.

Diungkapkan Heni, hal tersebut perlu diatur demi berjalannya pelayanan medis kepada masyarakat. Terlebih, berdasarkan catatan BPJS Kesehatan, 70 persen dari 178 FKTP di Kabupaten Bekasi tidak beroperasi pada musim mudik. Bahkan, pada hari H Idulfitri, 90 persen FKTP dipastikan tutup.

“Dari informasi yang masuk ke kami, 70 persen FKTP ikut libur sesuai yang di kalender. Terus kalau hari lebarannya itu sekitar 90 persen. Itu mayoritas FKTP swasta, kalau yang pemerintah, puskesmas tetap buka,” ucap dia.

Pemberlakuan aturan ini berlaku tidak hanya untuk kegawatdaruratan, namun juga dapat digunakan bagi pelayanan medis dasar. Heni menegaskan, pihaknya telah berkomunikasi dengan seluruh rumah sakit untuk memastikan pelayanan dapat berjalan.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh rumah sakit terkait hal ini. Langkah ini juga berlaku di seluruh Indonesia, secara nasional. Jadi ini untuk memastikan pelayanan tetap berjalan. Tidak ada peserta yang ditolak karena tidak mengantongi surat rujukan. Karena untuk pelayanan dasar juga dilayani,” kata Heni.

Tidak perlu risau

Pada musim mudik kali, lanjut Heni, para pemudik tidak perlu risau terkait pelayanan kesehatan. Peserta JKN-KIS yang memerlukan pelayanan kesehatan dapat langsung mendatangi FKTP atau rumah sakit di daerah tujuan.

“Seperi tahun sebelumnya, kartu JKN-KIS dapat digunakan di seluruh Indonesia. Jika FKTP yang terdaftar di Bekasi namun sedang berada di kampung halaman, bisa langsung ke FKTP. Tapi, kembali, jika tidak ada FKTP yang buka, bisa langsung ke IGD rumah sakit,” kata dia.

Heni mengatakan, untuk memermudah informasi pelayanan FKTP, masyarakat dapat mengakses sejumlah platform informasi yang dimiliki BPJS Kesehatan. “Seperti Mobile JKN, bisa diunduh di Play Store atau layanan lainnya. Jika membutuhkan layanan kesehatan, tinggal masukan lokasi kita nanti muncul FKTP yang beroperasi di sekitar kita atau rumah sakit,” kata dia.

Heni menambahkan, pada musim mudik Lebaran tahun ini, BPJS Kesehatan pun memberi kemudahan bagi penderita penyakit kronis yang memerlukan obat-obatan secara berkala. Pasien dapat mengambil obat lebih awal dari jadwal yang ditetapkan. “Jika ingin mengambil obat saat mudik, di kampung halaman pun bisa. Tinggal membawa resep dari FKTP,” ucap dia.

Selain itu, selama musim lebaran, Heni memasitkan pihaknya tetap beroperasi untuk beberapa layanan. “Petugas kami tetap siap sedia untuk beberapa pelayanan seperti pendaftaran bayi baru lahir, pencetakan kartu bayi baru lahir, perbaikan data dan pencetakan kartu peserta yang sedang rawat inap,” kata dia.***  

Bagikan: