Pikiran Rakyat
USD Jual 14.426,00 Beli 14.126,00 | Sedikit awan, 22.6 ° C

Arus Mudik Mulai Menggeliat Besok

Bambang Arifianto
FOTO udara Lingkar Gentong di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis, 9 Mei 2019. Sejumlah perbaikan jalur Lingkar Gentong telah dilakukan untuk persiapan bagi pemudik yang melintasi di jalur selatan tersebut.*/ANTARA
FOTO udara Lingkar Gentong di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis, 9 Mei 2019. Sejumlah perbaikan jalur Lingkar Gentong telah dilakukan untuk persiapan bagi pemudik yang melintasi di jalur selatan tersebut.*/ANTARA

TASIKMALAYA, (PR).- Arus mudik Lebaran 2019 diperkirakan mulai menggeliat Rabu, 29 Mei 2019. Polres Tasikmalaya Kota beserta petugas dari unsur pengamanan lain pun bersiap dan berjaga di sejumlah titik-titik rawan jalur mudik di wilayahnya.

Kepala Polres Tasikmalaya Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Febry Kurniawan Ma'ruf menuturkan, mudik lebih cepat terjadi lantaran libur tanggal merah.

‎"Karena memang besok pun sudah memasuki waktu operasi, kemudian hari Kamis libur Jumat juga masuk, tetapi Sabtu Minggu sudah libur," kata Febry dalam Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2019 di Mapolres Tasikmalaya Kota, Jalan Letnan Harun, Selasa, 28 Mei 2019.

Hari libur yang beruntun pada peringatan Kenaikkan Isa Al Masih dan lahirnya Pancasila membuat sejumlah warga memilih mudik lebih dulu. Febry memastikan, kesiapan jalur jalan dan pengamanan untuk arus mudik di wilayahnya.

‎"Secara umum jalur alhamudulillah sudah siap, sudah juga diperbaiki ada beberapa kerusakan untuk jalan," tuturnya. 

Persoalan masih muncul pada penerangan jalan umum (PJU) yang semuanya berfungsi.‎ "Untuk penerangan ini masih kita koordinasikan, mudah-mudahan masih ada waktu untuk bisa kita perbaiki maupun kita maksimalkan untuk pengguna jalan," ucapnya.

Pelayanan kesehatan bagi pemudik tak luput dari perhatian. "Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah kota dan pemerintah kabupaten terkair pelayanan kesehatan," ujarnya.

Polres juga menggandeng Pemkot dan Pemkab Tasikmalaya terkait penyediaan beberapa alat berat di titik-titik rawan bencana alam. Untuk itu, lanjut Febry, BPBD dan Basarnas akan ikut serta dalam pengamanan arus mudik secara terpadu.

FOTO udara Lingkar Gentong di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis, 9 Mei 2019. Sejumlah perbaikan jalur Lingkar Gentong telah dilakukan untuk persiapan bagi pemudik yang melintasi di jalur selatan tersebut.*/ANTARA

Ia menuturkan, Tasikmalaya merupakan salah satu kota tujuan sekaligus lintasan mudik jalur selatan. Tak pelak, sejumlah titik rawan lintasan arus mudik menjadi fokus perhatian petugas.

"Mulai dari perbatasan di wilayah Tasik ini dekat dengan  Malangbong kemudian sampai Rajapolah sampai dengan perbatasan Ciamis. Ini merupakan titik-titik atau jalur yang harus kita persiapkan," kata Febry.

Demikian pula saat arus balik dari Ciamis maupun Jawa Tengah yang menuju Bandung dan Jakarta mendapat perhatian khusus. "Yang kita waspadai adalah pada saat nanti arus balik karena memang waktunya sagat mepet karena tanggal 10 (Juni)  para pekerja, pegawai negeri ini harus sudah segera masuk," ucapnya.

Febry juga memperkirakan puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran. Sementara arus balik H+2 H+2 dan H+3 Lebaran.

Demi kelancaran arus mudik dan balik, pos laju, pengamanan dan pelayanan pun disebar di lokasi-lokasi perlintasan pemudik.

Beberapa pos tersebut adalah Pos Laju/Terpadu Letter U Gentong, Pospam Cipanas, Pospam Sukamantri Ciawi, Pospam Jamanis, Pospam jembatan layang Rajapolah, Pospam Manonjaya, Pospam SP4 Cisumur, Pospam SP5 Linggajaya, Pospam SP Lanud, Pospam SP 5 RE Martadinata, Pospam SP3 Wasita Kusumah Parhon, Pospam obyek wisata Galunggung, pos pelayanan taman kota, pos pelayanan Stasiun Kereta Api Tasikmalaya, pos pelayanan Terminal Indihiang.

‎Untuk pengamanan wilayah hukum Kota Tasikmalaya, petugas yang diterjunkan mencapai 1040 orang. Petugas tersebut berasal dari unsur kepolisian, TNI dan relawan.

Pantauan "PR", Selasa, 28 Mei 2019 sore, suasana jalan lintasan pemudik di kawasan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya masih lengang. Arus kendaraan masih terbilang lancar. "Masih biasa, masih normal," kata Endang warga Jamanis yang saban hari berdagang makanan di Perempatan Ciawi Jalan Baru.

Kepadatan kendaraan, tuturnya, masih didominasi sejumalah pengendara yang tengah ngabuburit. Namun hadirnya libur tanggal merah selama dua hari pekan ini, menurut Endang, bisa memicu masyarakat mudik duluan atau sepekan sebelum Idul Fitri.***

Bagikan: