Pikiran Rakyat
USD Jual 14.027,00 Beli 14.125,00 | Cerah berawan, 27.8 ° C

Wajib Pajak di Karawang Diawasi Secara Online

Dodo Rihanto
ILUSTRASI pajak.*/DOK. KABAR BANTEN
ILUSTRASI pajak.*/DOK. KABAR BANTEN

KARAWANG, (PR).- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karawang memasang alat monitoring atau pengawasan data transaksi bagi wajib pajak secara online. Itu dilakukan demi memaksimalkan penerimaan pajak daerah.

Dalam mengawasi data transaksi itu, Bapenda memiliki empat pilihan media. Keempatnya adalah point of sales (POS), tapping devices, host to host, dan web services.

Kepala Bapenda Karawang, Asikin, mengatakan, aplikasi online Pendapatan Pajak Daerah itu merupakan aplikasi komputer yang dikembangkan khusus untuk Bapenda Kabupaten Karawang. Aplikasi itu terkait dengan penarikan data wajib pajak restoran, pajak hiburan, pajak hotel, dan wajib pajak parkir.

Menurut Asikin, data  transaksi penjualan dan pajak masing-masing usaha itu akan dikirimkan ke server Bapenda secara real time atau online.  Dengan demikian, semua data dari wajib pajak dapat diawasi secara akurat dan meminimalisasi adanya penyimpangan.

Sudah ada 13 wajib pajak yang dipasangi alat pengawas transaksi

Logo Kabupaten Karawang/DOK. PR

Dikatakannya, sudah ada 13 wajib pajak yang dipasangi alat monitoring transaksi itu, yaitu 10 hotel dan tiga tempat hiburan. Ia menyebutkan tempat usaha yang sudah dipasangi alat monitoring di antaranya Hotel Resinda, Swissbel Inn, Mercure, Britz, Amaris, Delonix, Puri KIIC, Batiqa, Novotel, Prime Biz. Sementara tempat hiburannya adalah Bioskop XXI Mall Resinda Park, XXI Mall Ramayana, dan CGV Mall Festive Walk.

Selain itu, lanjut dia, wajib pajak lainnya yang sudah dipasangi alat monitoring adalah KFC Mall Ramayana, Pizza Hut Mall Ramayana, dan Yoshinoya Mall Festive Walk. Sementara, tempat parkir yang sudah dipasangi alat tersebut yaitu sarana parkir Rumah Sakit Mandaya, RS Lira Medika, RS Bayukarta, dan parkir RS Karya Husada.

Asikin menambahkan, semua wajib pajak diberikan akses untuk melihat secara online total utang pajak yang harus dibayarnya. Aplikasi itupun bisa disambung ke fitur pembayaran pajak. 

Setiap wajib pajak juga dapat menghubungkannya ke SMS Blast untuk pengiriman total utang pajak ke WP. “Melalui pemasangan aplikasi monitoring ini, diharapkan penerimaan pajak bisa lebih maksimal. Ke depan, semua pengusaha bakal dipasangi alat monitoring pajak ini,” ujar Asikin.***

Bagikan: