Pikiran Rakyat
USD Jual 14.393,00 Beli 14.093,00 | Umumnya cerah, 27.9 ° C

Penerangan Belum Berfungsi tapi Jalan Lingkar Leles Bisa Digunakan Pemudik

Tim Pikiran Rakyat
KAPOLRES Garut, AKBP Budi Satria Wiguna.*/AGUS SOMANTRI/GALAMEDIA
KAPOLRES Garut, AKBP Budi Satria Wiguna.*/AGUS SOMANTRI/GALAMEDIA

GARUT, (PR).- Semua jalur di Kabupaten Garut dipastikan sudah siap digunakan jelang musim mudik Lebaran 2019 ini, baik jalur utama maupun jalur alternatif. Sebelum arus mudik dimulai, Polres Garut terlebih dahulu akan melakukan uji coba jalur. 

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan saat ini 90 persen jalan sudah siap digunakan. Hanya ada beberapa titik yang masih dalam tahap perbaikan. Namun secara keselurahan, semua jalur mudik sudah siap dipakai.  

"Tinggal finishing sedikit. Pekan ini, kami akan uji coba untuk jalur yang di wilayah Leles," ujarnya, Sabtu 25 Mei 2019.

Budi memprediksi, arus kendaraan yang melintasi wilayah Garut mulai padat sepekan jelang Lebaran. Pihaknya pun tengah mempertimbangkan aturan pembatasan angkutan barang truk sumbu tiga atau lebih. Pasalnya sering jadi penghambat arus lalu lintas. 

"Nanti akan dikoordinasikan dulu dengan Dinas Perhubungan (Dishub). Apakah (truk sumbu tiga) akan disetop dulu atau diatur bagaimana," ucapnya kepada wartawan Galamedia, Agus Somantri. 

Budi menyebut, selain jalur utama yang melingkupi jalan provinsi dan jalan nasional, sejumlah jalur alternatif yang sudah siap digunakan di antaranya Jalan Lingkar Leles. Meski masih banyak kekurangan, namun jalan yang sudah dibuka sejak tahun lalu itu nantinya akan jadi pengurai kemacetan di wilayah Kadungora dan Leles.  

Menurut Budi, berdasarkan pantauan yang dilakukan pihaknya, Jalan Lingkar Leles masih belum 100 persen mendapat pengaspalan. Selain itu, penerangan jalannya pun belum berfungsi. Ditambah rambu-rambu yang belum ada di sepanjang jalan serta tak tersedianya marka jalan, sehingga pengendara harus hati-hati.

"Walau belum maksimal jalannya, tapi jadi alternatif untuk urai kemacetan di Kadungora dan Leles," katanya.

Budi juga menyarankan, untuk jalur alternatif dari Bandung ke Garut via Cijapati dan Kamojang sebaiknya dilalui kendaraan kecil saja, mengingat kedua jalur alternatif tersebut cukup ekstrem. Kendaraan jenis besar dan sudah tua tak disarankan untuk menggunakan jalur tersebut, walau bisa mempersingkat waktu menuju Garut atau sebaliknya.  

"Mobilnya harus fit dan tahun muda, tahun 2000 ke atas lah untuk lewat jalan itu (Cijapati dan Kamojang). Jalannya memang bagus, tapi fasilitas lain seperti penerangan masih kurang. Nanti akan koordinasi dengan Polres Bandung untuk jalur tersebut," ucapnya.

Budi menambahkan, untuk pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran, Polres Garut dengan dibantu TNI dan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut akan menurunkan sebanyak 1.000 personil. Selain mengamankan arus mudik, para petugas juga akan disebar di sejumlah titik keramaian dan rawan kejahatan.    
"Titik krusial seperti di Tarogong dan kawasan perbatasan akan dijaga. Kami juga lakukan patroli untuk meminimalisir aksi kejahatan," katanya.***

Bagikan: