Pikiran Rakyat
USD Jual 14.106,00 Beli 13.806,00 | Umumnya berawan, 22.4 ° C

Ternyata Mucikari di Medsos Itu Masih 19 Tahun

Dodo Rihanto
CAZ (19), penjaja pekerja seks komersial melalui media sosial ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karawang yang menyamar sebagai konsumen CAZ.*/ DODO RIHANTO/PR
CAZ (19), penjaja pekerja seks komersial melalui media sosial ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karawang yang menyamar sebagai konsumen CAZ.*/ DODO RIHANTO/PR

KARAWANG, (PR).- Bulan suci Ramadan yang harusnya diisi dengan kebaikan, diabaikan CAZ (19). Yang bersangkutan malah menjajakan pekerja seks komersial melalui media sosial.

Namun sepak terjang CAZ akhirnya berujung di jeruji besi. Dia ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Karawang yang menyamar sebagai konsumen CAZ.

"Kami berhasil membongkar aksi CAZ berkat adanya laporan masyarakat. Mucikari ini kerap mengirim PSK ke suatu tempat sesuai keinginan pemesannya," ujar Kepala Satreskrim Polres Karawang, Ajun Komisaris Bimantoro Kurniawan, di Mako Polres setempat, Jumat 24 Mei 2019.

Menurutnya, CAZ ditangkap saat mengantarkan dua PSK ke sebuah hotel di Jalan Singaperbangsa, Karawang Barat. Tersangka tidak tahu jika yang memesan dua PSK sekaligus itu adalah petugas.

"Dari hasil pemesanan melalui Whats App disepakati dua PSK itu harus dibayar Rp 1.850.000 di luar biaya hotel," ujar Bimantoro.

Disebutkan, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka CAZ sudah biasa menjajakan PSK berusia belasan tahun. Dari kegiatannya sebagai mucikari itu, tersangka memperoleh bagian uang cukup lumayan.

Guna mengembangkan kasus tersebut polisi sudah memeriksa 7 saksi yakni para PSK dan pelanggannnya. Selain itu polisi juga menyita barang bukti uang tunai Rp 1.850.000, satu pak kondom, dan satu unit HP merk OPPO warna merah.

"Tersangka kami jerat  dengan Pasal 296 dan atau 506 KUHPidana tetang mempermudah perbuatan cabul," kata Bimantoro.***

 

Bagikan: