Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Sebagian berawan, 19.8 ° C

Tenggelam di Pantai Cijeruk Garut, Jasadnya Ditemukan di Cianjur

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI tewas tenggelam.*/DOK. PRFMNEWS
ILUSTRASI tewas tenggelam.*/DOK. PRFMNEWS

CGARUT, (PR).- Upaya pencarian terhadap Isan Mubarok, bocah yang terseret ombak Pantai Cijeruk, akhirnya membuahkan hasil. Jasad bocah berusia 10 tahun itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dengan jarak cukup jauh dari lokasi ia tenggelam.

Kapolsek Cibalong, AKP Ridwan Tampubolon menyebutkan jasad Isan ditemukan di kawasan wilayah Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Rabu 22 Mei 2019) petang. Jarak antara lokasi korban tenggelam dan lokasi ditemukannya cukup jauh yakni mencapai sekitar 75 kilometer.

"Sudah ditemukan kemarin petang di wilayah Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Cukup jauh juga jaraknya dari lokasi korban berenang dan hilang setelah terseret ombak di Pantai Cijeruk, Kecamatan Cobalong, Kabupaten Garut," ujar Ridwan, Kamis 23 Mei 2019.

Dikatakannya, begitu mendapat kabar jasad Isan ditemukan, pihak keluarganya langsung berangkat ke kawasan Cidaun Cianjur untuk menjemput jasad korban. Jasad korban langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka di wilayah Kampung Sorong, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong dan dimakamkan di TPU terdekat.

Ridwan menjelaskan, sebelumnya Isan dinyatakan hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Cijeruk, Kecamatan Cibalong, Sabtu (18/5/2019) sekitar pukul 16.32 WIB. Selain Isan, temannya bernama Zeri Surya Dawla (10) juga ikut terseret ombak dan sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal tiga  jam kemudian.

Tergulung ombak

Saat itu tutur Ridwan, Isan dan Zeri berenang bersama empat orang temannya. Saat ombak tiba-tiba datang dan menggulung tubuh mereka, Ihsan dan Zeri langsung terseret ke bagian tengah dan tenggelam. Sedangkan tiga teman lainnya saat itu berhasil menyelamatkan diri.

"Upaya pencarian terhadap Isan telah dilakukan dengan melibatkan tim SAR gabungan baik dari Basarnas bandung, Polri, TNI, nelayan, dan masyarakat. Namun upaya pencarian selalu tak membuahkan hasil dan akhirnya setelah enam hari, jasadnya baru ditemukan di kawasan pantai Cijayanti, Cidaun, Cianjur," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Aep Hendy.

Ditemukannya jasad Isan yang menjadi korban keganasan ombak pantai selatan Garut, juga dibenarkan Humas Kantor Basarnas Bandung, Joshua Banjarnahor. Pihaknya menerima infomasi bahwa jasad Isan ditemukan di wilayah Pantai Jayanti, Cidaun, Cianjur dengan jarak sekitar 75 kilometer  dari lokasi semual dirinya hilang setelah terseret ombak di Pantai Cijeruk, Cibalong.

"Kemarin malam juga jasad Isan telah dibawa pihak keluarganya ke rumah duka di Kampung Sorong, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut," ucap Joshua.

Ia menyampaikan, pencarian terhadap korban telah dilakukan sejak hari pertama dinyatakan hilang setelah tersret ombak Pihaknya menurunkan tim yang dibagi menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit) yaitu SRU 1 dengan melakukan penyisiran darat dari LKP sampai ke Peledakan sejauh 2 KM sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran darat dari Peledakan sampai ke Pantai Karang Paranje sejauh 4 kilometer. 

"Hari kelima pencarian fokus penyisiran darat SRU 1 dari wilayah Pantai Santolo ke Pantai Karangpapak dan fokus penyisiran darat SRU 2 dari Pantai Punaga ke Pantai Sayang Heulang," katanya.

Namun ternyata jasad Isan baru berhasil ditemukan pada hari keenam pencarian, itupun di daerah yang jaraknya terbilang jauh dari lokasi semula. Adapun pihak yang terlibat dalam upaya pencarian selain dari Basarnas Bandung tambahnya, antara lain personil Satpolair Polres Garut, Tagana Garut, Koramil Cijeruk, dan nelayan.***

Bagikan: