Pikiran Rakyat
USD Jual 13.961,00 Beli 14.059,00 | Cerah berkabut, 25.1 ° C

Pertamina Siap Penuhi Kebutuhan BBM dan LPG di Priangan Timur Jelang Lebaran 2019

Bambang Arifianto
GM Marketing Operation Region III Pertamina Tengku Fernanda berbincang dengan awak mobil tangki di Terminal BBM Tasikmalaya, Senin, 20 Mei 2019. Pertamina MOR III terus memantau kesiapan penyediaan BBM dan LPG menjelan Lebaran.*/DOK. PERTAMINA
GM Marketing Operation Region III Pertamina Tengku Fernanda berbincang dengan awak mobil tangki di Terminal BBM Tasikmalaya, Senin, 20 Mei 2019. Pertamina MOR III terus memantau kesiapan penyediaan BBM dan LPG menjelan Lebaran.*/DOK. PERTAMINA

TASIKMALAYA, (PR).- Pertamina Marketing Operation Region III menyataan kesiapannya dalam memenuhi permintaan dan penyediaan bahan‎ bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Priangan Timur menjelang Lebaran 2019. Guna‎ memastikan kesiapan tersebut General Manager Marketing Operation Region III Tengku Fernanda memantau secara langsung operasi di Terminal BBM (TBBM) Tasikmalaya.

TBBM Tasikmalaya merupakan terminal BBM penyangga bagi TBBM Bandung Group dan mendistribusikan BBM untuk wilayah Priangan Timur, Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran, sebagian Majalengka, Kuningan, serta sebagian Jawa Tengah.

Menurut Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami, pasokan BBM akan dioptimalkan seiring dengan lonjakan arus kendaraan di sekitar Tasikmalaya menjelang Lebaran. Tasikmalaya tidak hanya menjadi jalur mudik ke Jawa Tengah yang  menggunakan jalur alternatif lintas selatan melalui Cipatujah, atau Garut Rancabuaya. Tasikmalaya  juga menjadi tujuan wisata pada musim libur Ramadhan dan Idul Fitri.

"Menghadapi potensi meningkatnya kebutuhan, di sekitar Tasikmalaya akan disiapkan 2 Rumah Siaga Pertamina di Pamoyanan dan Imbanegara. Serta, 4 titik SPBU Kantong dan 4 titik Kios atau Motor Kemasan, juga 3 SPBU Kantong di jalur wisata," ujar Dewi dalam keterangan tertulisnya, Senin, 20 Mei 2019.

Untuk memastikan keandalan pasokan LPG, Pertamina pun telah menyiapkan sebanyak 99 Agen Siaga dan 906 pangkalan LPG Siaga di Priangan Timur. Dari 906 pangkalan LPG Siaga tersebut, sebanyak 590 pangkalan berada di Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.

Selain itu, juga dioperasikan 8 Agen LPG Non PSO (Public Service Obligation/Subsidi) serta 24 outlet penjual LPG Non PSO di wilayah Priangan Timur. "Kami memprediksi selama bulan puasa hingga lebaran nanti, konsumsi LPG akan naik seiring dengan meningkatnya aktivitas memasak masyarakat. Kami telah menyiapkan pangkalan siaga yang tetap beroperasi agar masyarakat mudah mendapatkan LPG, sebagai upaya kami menjaga pelayanan kepada masyarakat di bulan suci ini,” ujarnya.

Jika diperlukan, tutur Dewi, pihaknya telah menyiagakan pula pasokan LPG fakultatif, yakni pasokan tambahan sesuai kebutuhan. “Kami menghimbau masyarakat yang tergolong mampu menggunakan Bright Gas 5,5 kg, Bright Gas 12 kilogram, dan Elpiji 12 kilogram yang tersedia di beberapa outlet dan SPBU sehingga penggunaaan LPG 3 kilogram benar-benar tepat sasaran untuk masyarakat tidak mampu,” ucap Dewi.

Masyarakat dapat memperoleh LPG nonsubsidi seperti Bright Gas dan Elpiji 12 Kg di outlet seperti minimarket modern, di sejumlah SPBU dan layanan pesan antar melalui Call Center Pertamina 135. Masyarakat diharapkan pula selalu cermat dalam memperhatikan keamanan dalam menggunakan produk LPG saat memasak untuk sahur dan berbuka puasa. 

Safety selalu jadi prioritas kami. Maka kami himbau ketika bangun tidur menyiapkan sahur, pastikan tidak ada bau khas LPG. Jika tercium bau gas LPG, jangan langsung menyalakan api, buka dulu pintu atau jendela agar bau khas LPG tidak terkumpul di ruangan," ujar Dewi.

Warga mesti memastikan juga kondisi dapur memiliki ventilasi yang cukup. "Dan selalu periksa aksesoris LPG seperti regulator dan selang terawat dengan baik serta berstandar SNI,” ucap Dewi.

Bila masyarakat masih membutuhkan informasi mengenai produk Pertamina, dapat menghubungi Call Center Pertamina di 135. Pada Selasa, 21 Mei 2019,‎ PT Pertamina melaksanakan kegiatan Pangan Murah Ramadhan di Kabupaten Pangandaran.

Sekitar 3.000 paket sembako murah dijual dalam Pangan Murah Ramadhan 1440 H yang dilaksanakan di tujuh desa wilayah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Warga dapat membeli paket pangan murah senilai Rp 42.500 dengan cukup membayar Rp 10.000 per paket. Pembukaan kegiatan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan paket sembako murah dari Senior Officer Implementation Program, Fungsi CSR Pertamina, Retno Widowati kepada Camat Padaherang, Kustiman serta perwakilan warga dari masing-masing Desa.

Dewi berharap, pasar murah dapat membantu masyarakat tidak mampu guna mendapatkan sembako dengan harga terjangkau. ‎"Pangan murah Ramadhan 1440 H ini merupakan kegiatan rutin yang dilksanakan BUMN, sebagai wujud nyata aksi kepedulian BUMN hadir untuk negeri khususnya di bulan Ramadhan.  Adapun hasil penjualan akan disumbangkan untuk mendukung  pembangunan musholla di sekitar lokasi," tuturnya.‎ Sedangkan paket sembako yang disediakan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, sarden dan garam.***

Bagikan: