Pikiran Rakyat
USD Jual 14.020,00 Beli 14.118,00 | Cerah berawan, 29.1 ° C

Jalan Sukamantri-Jingkang Amblas, Sering Terjadi Kecelakaan

Tim Pikiran Rakyat
PENGENDARA harus ekstra hati-hati ketika melintas Jalan Sukamantri-Jingkang.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN
PENGENDARA harus ekstra hati-hati ketika melintas Jalan Sukamantri-Jingkang.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG, (PR).- Bagi para pengguna jalan yang ingin melewati Jalur Sukamantri-Jingkang, hendaknya berhati-hati saat memacu kendaraan di jalur tersebut. Pasalnya, jalan kabupaten yang menjadi akses lintas kecamatan tersebut kini kondisinya kian bergelombang dan sangat membahayakan bagi para pengguna jalan.

Pantauan di lapangan, sepanjang jalan Sukamantri-Jingkang tersebut, sedikitnya terlihat ada 11 titik jalan yang mengalami anjlok. Lokasi jalan yang amblas ini, tersebar di dua wilayah desa antara Sukamantri-Jingkang, yakni di wilayah Desa Sukatani dan Desa Kamal Kecamatan Tanjungmedar.

Kepala Desa Kamal, Yoyo, membenarkan kondisi tersebut. Malah menurut Yoyo, kondisi jalan bergelombang seperti itu memang sering menjadi penyebab kecelakaan.

"Dengan kondisi jalan yang bergelombang seperti ini, memang sering membuat kaget para pengguna jalan. Bahkan tidak sedikit pengguna jalan terjatuh gara-gara terperosok saat melewati jalan tersebut," ujar Yoyo, Senin 20 Mei 2019.

Menurut Yoyo, badan jalan di sekitar wilayah desanya itu kontur tanahnya memang agak labil, sehingga tidak heran jika jalan di sana sering retak-retak dan ambles.

Khusus di wilayah Desa Kamal, lanjut Yoyo, jalan yang amblas ini terjadi di Blok Cipaseh, Jajaway dan Dusun Amis.

"Duka kunaon, pokona jalan di daerah abdi mah sok raretak wae. Sakaterang abdi, biasana retakna teh pas usum hujan. Kamari pan tas hujan, matakna langsung we pararah retakna teh," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.

Kondisi seperti itu dibenarkan juga Kepala Desa Sukatani, Atep. Menurut Atep, di wilayag desanya juga memang ada beberapa titik jalan yang mengalami anjlok. "Di wilayah kami juga ada beberapa lokasi jalan yang anjlok. Salah satunya di Blok Jati," ujarnya.***


 

Bagikan: