Pikiran Rakyat
USD Jual 14.393,00 Beli 14.093,00 | Sebagian cerah, 26.8 ° C

Kusir Delman Akan Terima Rp 75.000 Setiap Hari dari Pemkab Garut

Tim Pikiran Rakyat
KUSIR delman mendapat pengarahan agar tidak beroperasi saat musim mudik dan balik Lebaran.*/AGUS SOMANTRI/GALAMEDIA
KUSIR delman mendapat pengarahan agar tidak beroperasi saat musim mudik dan balik Lebaran.*/AGUS SOMANTRI/GALAMEDIA

GARUT, (PR).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melarang delman atau andong beroperasi selama musim mudik Lebaran 2019. Sebagai kompensasi atas larangan tersebut, Pemkab Garut sudah menyiapkan dana hingga ratusan juta rupiah untuk kusir delman.  

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Garut, Suherman Mustofa, mengatakan selama ini delman atau andong menjadi perhatian pihak Pemkab dan kepolisian, karena delman ini menjadi problem yang sangat krusial terutama menjelang mudik dan balik Lebaran. 

Menurut Suherman, setiap tahun, setiap musim mudik Lebaran delman memang dilarang untuk beroperasi. Pasalnya, delman dianggap jadi salah satu biang kemacetan di jalur mudik.

"Seperti biasa, saat musim mudik Lebaran delman tidak beroperasi. Dan itu sudah berdasarkan hasil kesepakatan," ujarnya, Senin 20 Mei 2019.

Suherman menyebut, delman yang akan mendapat kompensasi dari pemerintah adalah mereka yang beroperasi di enam kecamatan, di antaranya jalur mudik nasional di Kecamatan Limbangan dan Malangbong, serta jalur mudik provinsi di Kecamaan Kadungora, Leles, Tarogong Kidul dan Tarogong Kaler.

"Yang menjadi perhatian bagi kita adalah delman yang ada di jalur jalan Nasional dan jalan Provinsi," ucapnya kepada wartawan Galamedia, Agus Somantri.

Suherman menyebut, untuk tahun ini ada 603 delman yang akan menerima kompensasi dengan total anggaran yang disediakan sebesar Rp 420 juta. Masing-masing delman akan mendapat nominal sebesar Rp 75.000 perhari selama 7 hari. 

"Delman berhenti beroperasi mulai H-4 hingga H+3 lebaran 2019. Setiap delman mendapat Rp 75 ribu per hari, dikali 7 jadi Rp 525 ribu. Kompensasi akan segera dibagikan langsung ke para pemilik delman," katanya.

Seperti diketahui, roda transportasi delman merupakan angkutan yang kerap mengakibatkan kemacetan panjang saat berlangsungnya musim mudik dan balik Lebaran. Suherman pun berharap, dengan di berikannya kompensasi tersebut dapat memperlancar arus lalu lintas pada saat arus mudik dan balik Lebaran nanti.***

Bagikan: