Pikiran Rakyat
USD Jual 14.393,00 Beli 14.093,00 | Sebagian berawan, 23.3 ° C

Judi Togel Buka saat Masyarakat Salat Tarawih

Tim Pikiran Rakyat
ILUSTRASI judi togel*/DOK. SATNARKOBA POLRESTABES BANDUNG
ILUSTRASI judi togel*/DOK. SATNARKOBA POLRESTABES BANDUNG

GARUT, (PR).- Razia pemberantasan penyakit masyarakat (pekat) terus diintensifkan jajaran Polres Garut pada bulan Ramadhan ini. Di antaranya melakukan penggerebekan lapak perjudian online togel di kawasan Kampung/Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menyebutkan sebelumnya pihaknya menerima informasi dari warga  yang merasa resah dengan adanya rumah yang dijadikan tempat perjudian online di daerah mereka. Apalagi tempat perjudian tersebut selalu beroperasi tatkala warga lainnya tengah melakukan ibadah salat tarawih.

"Warga merasa resah karena di daerah mereka ada tempat perjudian online yang selalu buka saat warga sedang melaksanakan salat tarawih. Akhirnya warga melaporkan kepada polisi dan kami langsung menindaklanjutinya," ujar Maradona kepada wartawan Kabar Priangan, Aep Hendy, Senin 20 Mei 2019.

Dikatakannya, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan para pemasang judi saat dilakukan penggrebekan.  Begitu sadar ada petugas polisi yang datang untuk menggerebek, sejumlah pemasang judi langsung  melarikan diri.

Dalam aksi penggerebekan yang melibatkan Satuan Reserse Mobile (Resmob) ini tuturnya, petugas berhasil mengamankan dua orang yang terdiri dari bandar dan pembeli. Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Garut guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Hanya dua orang yang berhasil kita amankan karena yang lainnya langsung melarikan diri begitu menyadari kedatangan kami. Dua orang yang kita amankan yakni bandar berinisial E alias Encos dan seorang pemasang judi berinisial TM," katanya.

Melalui website

Selain mengamankan dua orang tersebut, Maradona juga menyebutkan petugas berhasil mengamankan uang ratusan ribu rupiah dari tangan para tersangka. Selain itu, ada juga kupon togel yang juga turut diamankan.  

Maradona menerangkan, bandar judi online tersebut sengaja membuka lapaknya saat orang lain melaksanakan ibadah salat tarawih. Hal ini telah membuat warga sekitar resah dan mersa risi sehingga mereka memutuskan untuk melaporkan hal itu kepada polisi.   

"Mereka buka saat waktu tarawih agar tidak diketahui warga setempat," katanya.

Adapun modus dalam perjudian online togel itu, sang bandar menampung orang yang akan memasang judi dan kemudian didaftarkan secara online melalui website. Jika nomor yang mereka pasang keluar, maka para pemasang akan mendpatkan hadiah.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menyatakan pihaknya akan terus melakukan razia untuk memberantas pekat di bulan Ramadhan ini. Selain judi online togel di kawasan Desa Jati, sebelumnya pihaknya juga telah menggrebek rumah di kawasan Kecamatan Malangbong yang digunakan tempat perjudian remi serta mengamankan sejumlah pelaku judi.

"Belum lama ini kami juga telah melakukan penggrebekan terhadap dua gudang minuman keras di kwasan Kecamatan Karangpawitan dan jalan Guntur, Garut kota. Ada ribuan botol minuman keras yang berhasil kita amankan yang rencananya akan diedarkan pada malam takbir Lebaran nanti," ucap Budi. 

Budi mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan-kegiatan yang bisa menimbulkan keresahan warga seperti perjudian dan tempat penjualan atau penyimpanan minuman keras agar tak segan-segan melaporkannya ke polisi. Upaya pemberantasan pekat ini sendiri dilakukannya bukan hanya di bulan Ramadhan tapi juga bulan-bulan lainnya, hanya saja di bulan Ramadhan ini lebih diintensifkan.***   

Bagikan: