Pikiran Rakyat
USD Jual 14.039,00 Beli 14.137,00 | Umumnya berawan, 27 ° C

Bus Wisata Pangandaran Belum Punya Nama Khas juga Tarif

Agus Kusnadi
BUPATI Pangandaran H Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati H Adang Hadari beserta istri dan pejabat Pemda dan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran mencoba menaiki kendaraan wisata "Bandros" berkeliling dari Parigi ke Bandara Nusawiru Cijulang, Senin, 20 Mei 2019.*/DOK. HUMAS PEMKAB PANGANDARAN
BUPATI Pangandaran H Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati H Adang Hadari beserta istri dan pejabat Pemda dan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran mencoba menaiki kendaraan wisata "Bandros" berkeliling dari Parigi ke Bandara Nusawiru Cijulang, Senin, 20 Mei 2019.*/DOK. HUMAS PEMKAB PANGANDARAN

PARIGI,(PR).- Usai melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional di lapangan alun-alun Parigi, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata bersama istri Hj Ida Nurlaela dan Wakil Bupati H Adang Hadati beserta istri Hj Renny Widiastuti menaiki kendaraan wisata yang dikenal orang mobil Bandros bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Didalam kendaraan wisata yang baru diserahkan ke pihak Organda oleh Bupati Pangandaran itu juga ditumpangi oleh Asisten I H Tatang Mulyana, Kadis Perhubungan Kab Pangandaran, Saepuloh dan sejumlah Kepala OPD serta sejumlah anggota DPRD Kab Pangandaran berputar mengelilingi jalur Parigi hingga bandara Nusawiru Cijulang.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kab Pangandaran, Saepuloh sampai saat ini, kendaraan wisata tersebut belum memiliki nama, dan rencananya akan dioperasikan oleh pihak Organda di obyek wisata pantai Pangandaran, bahkan bisa juga dioperasikan untuk antar wisata. 

"Seperti diantaranya melayani rute dari pantai Pangandaran ke pantai Batukaras Cijulang," ujar Saepuloh, seraya dirinya mengatakan, belum menentukan berapa tarif untuk naik kendaraan wisata tersebut.

"Nanti kita akan koordinasikan dengan beberapa pihak terkait termasuk Organda untuk mekanisme pengoperasiannya, sekarang baru disosialisasikan dulu," ujar Saepuloh.

Dia mengatakan, berharap kedepan Pemprov maupun Pusat bisa menambah kendaraan wisata kembali untuk menunjang pariwisata di Pangandaran. "Ya kita-nya juga harus proaktif kalau ingin menambah kendaraan tersebut," ujarnya.***

Bagikan: