Pikiran Rakyat
USD Jual 14.670,00 Beli 14.370,00 | Cerah, 27 ° C

Sarana Prasarana Jalur Mudik Belum Siap

Hilmi Abdul Halim
PINTU tol di perbatasan Purwakarta-Karawang masih dalam pengerjaan saat Kepala Polisi Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Matrius mengecek lokasi, Jumat, 17 Mei 2019. Polres Purwakarta lebih fokus pada upaya antisipasi kepadatan di rest area agar tidak ada antrean hingga pintu tol tersebut.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
PINTU tol di perbatasan Purwakarta-Karawang masih dalam pengerjaan saat Kepala Polisi Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Matrius mengecek lokasi, Jumat, 17 Mei 2019. Polres Purwakarta lebih fokus pada upaya antisipasi kepadatan di rest area agar tidak ada antrean hingga pintu tol tersebut.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Kesiapan jalur mudik di wilayah Kabupaten Purwakarta belum maksimal. Sejumlah sarana dan prasarana seperti pintu tol baru di perbatasan Purwakarta-Karawang hingga tempat peristirahatan (rest area) masih memerlukan penataan.

Manajer proyek pembangunan gerbang tol tersebut, Edi Purwanto meyakinkan pekerjaannya selesai pada pertengahan pekan depan. "Pekerjaan dari Januari 2019 dan sempat terkendala hujan. Sekarang sudah 70-75 persen," katanya saat ditemui di lokasi, Jumat, 17 Mei 2019.

Pemindahan gerbang tol Cikarang Utama ke wilayah Kabupaten Karawang dinilai akan berdampak langsung kepada Kabupaten Purwakarta. Kepala Polisi Resor Purwakarta Ajun Komisaris Besar Matrius mengaku memfokuskan antisipasi kemacetan di wilayahnya terutama rest area jalan tol.

Kapolres memprediksi banyak di antara pemudik yang akan menggunakan rest area pada waktu buka puasa dan sahur. Namun, berdasarkan pengamatan PR di rest area kilometer 72, banyak kios dan fasilitas yang kondisinya tak terpakai, terlantar bahkan mulai rusak.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan penumpukan kendaraan bahkan antrean di pintu masuk rest area hingga pintu tol di kilometer 70. "Karena itu, kami minta penambahan toilet di rest area, termasuk pedagang yang ditata bila perlu ditambah," ujar Matrius.

Penambahan fasilitas tersebut dinilai dapat mengurangi antrean pengunjung rest area. Di wilayah Purwakarta, terdapat lima rest area di dalam tol yakni masing-masing dua lokasi di kilometer 72 dan 88 serta kilometer 98.

Selain itu, Matrius menyarankan pengelola memberlakukan batas waktu parkir kendaraan di kawasan tersebut. "Kalau tidak salah ketentuannya 2 jam di rest area jalan tol ke arah Bandung dan 1 jam di rest area Cipali, untuk setiap kendaraan," katanya.***

Bagikan: