Pikiran Rakyat
USD Jual 14.670,00 Beli 14.370,00 | Umumnya cerah, 24.4 ° C

Jalur Lingkar Selatan Ciamis Tak Layak Jadi Alternatif Mudik

Nurhandoko
SALAH satu titik ruas jalan lingkar selatan di wilayah Handapherang, Kecamatan Cijeungjing  yang rusak, Jumat 17 Mei 2019. Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menilai jalur lingkar selatan yang sebagian di antaranya rusak tak layak sebagai jalur alternatif mudik Lebaran. */ NURHANDOKO WIYOSO/PR
SALAH satu titik ruas jalan lingkar selatan di wilayah Handapherang, Kecamatan Cijeungjing yang rusak, Jumat 17 Mei 2019. Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menilai jalur lingkar selatan yang sebagian di antaranya rusak tak layak sebagai jalur alternatif mudik Lebaran. */ NURHANDOKO WIYOSO/PR

CIAMIS,(PR).- Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis menilai jalur lingkar selatan Ciamis tidak layak sebagai jalan alternatif arus mudik Lebaran 2019. Beberapa ruas jalan lingkar, khususnya  di wilayah Kecamatan Cijeungjing, saat ini dalam kondisi rusak, hingga membahayakan pemudik.

“Kami sudah melakukan peninjauan lapangan, beberapa titik memang rusak. Oleh karenanya jalan lingkar selatan tidak direkomendasikan menjadi jalan alternatif Lebaran, sebelum dilakukan perbaikan,” tutur Sekretaris Dishub Ciamis Eddy Yulianto, Jumat  17 Mei 2019.

Dia mengatakan apabila kondisi jalan bagus, jalan lingkar selatan resmi menjadi jalan alternatif menuju Bojongmengger , maupun menuju Kota Banjar lewat Kecamatan Cimaragas, Ciamis. Kerusakan jalan, lanjutnya berupa lubang mulai dari yang berukuran keciil hingga besar dan cukup dalam.

“Jika kondisi jalannya bagus, tentu saja direkomendasikan untuk jalur alternatif. Beberapa tahun lalu juga menjadi jalur alternatif  Lebaran, membantu pemudik terutama ketika volume kendaraan di jalur utama sangat padat,” ujarnya.

PAPAN peringatan bahwa ada jalan rusak.*/ NURHANDOKO WIYOSO/PR

Pantauan di jalan lingkar selatan Ciamis, Jumat 17 Mei  2019, dari arah barat Desa Handapheran, kerusakan mulai dari perbatasan antara badan jalan yang belum lama diperbaiki lapisan hotmix, dengan jalan yang lama. Dari titik tersebut langsung dihadang beberapa lubang berukuran kecil memanjang.

Untuk mengingatkan pengendara sudah dipasang papan peringatan bahwa sekitar 50 meter dari tempat tersebut jalan rusak. Semakin ke timur badan jalan yang rusak atau berlubang kian banyak, tidak hanya berukuran kecil , bahkan beberapa di ataranya lubang besar dan cukup dalam. Kerusakan jalan hingga pertigaan Bojongmengger. Apabila belok kiri masuk jalur utama lintas selatan sedangkan jika lurus menuju Kota Banjar.  

Heri (27) warga Cijeungjing mengatakan kerusakan jalan lingkar selatan sudah berlangsung lama, akan tetapi hingga saat ini tidak ada tanda-tanda bakal diperbaiki. Kondisi tersebut sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor.

“Ruas lingkar selatan di Handapherang hingga Ciharalang cukup ramai, tidak hanya anak sekolah tetapi juga warga. Jalur tersbeut juga menjadi akses perekonomian warga. Sebelumnya beberapa titik pernah ditimbun kerikil dan tanah, akan tetapi sekarang rusak lagi,” tutur Heri.***

 

Bagikan: