Pikiran Rakyat
USD Jual 14.289,00 Beli 14.191,00 | Langit umumnya cerah, 24.8 ° C

Jalan di Kabupaten Sumedang Siap Jadi Alternatif Mudik

Adang Jukardi
SEJUMLAH kendaraan tengah melintas di jalan berlubang di Jalan Prabu Geusan Ulun, Kecamatan Sumedang Selatan, tepatnya di depan rumah dinas Kapolres Sumedang, Kamis 16 Mei 2019. Kendati masih ada yang rusak,  ruas jalan kabupaten bisa dimanfaatkan sebagai jalan alternatif arus mudik Lebaran tahun ini.*/ ADANG JUKARDI/PR
SEJUMLAH kendaraan tengah melintas di jalan berlubang di Jalan Prabu Geusan Ulun, Kecamatan Sumedang Selatan, tepatnya di depan rumah dinas Kapolres Sumedang, Kamis 16 Mei 2019. Kendati masih ada yang rusak, ruas jalan kabupaten bisa dimanfaatkan sebagai jalan alternatif arus mudik Lebaran tahun ini.*/ ADANG JUKARDI/PR

SUMEDANG, (PR).-  195 ruas jalan kabupaten di wilayah Kabupaten Sumedang dengan panjang 774 kilometer, siap dimanfaatkan untuk jalan alternatif arus mudik pada  Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Dari 195 ruas tersebut, 7 ruas jalan di antaranya sering dipakai jalan alternatif apabila arus mudik di jalan nasional dan provinsi terjadi kemacetan.

“Ketujuh ruas jalan tersebut, 80% kondisi ruas jalannya cukup bagus dan mulus. Sisanya,  20% dalam kondisi rusak ringan. Meski rusak ringan, tapi bisa dilintasi kendaraan para pemudik,” kata  Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto ketika ditemui di kantornya, Kamis 16 Mei 2019.

Menurut dia, ketujuh ruas jalan kabupaten tersebut, terhubung langsung dengan jalan nasional dan provinsi yang biasa dipakai arus mudik Lebaran. Misalnya, ruas Jalan Jayalaras-Cipacing di Kecamatan Jatinangor. Ruas jalan tersebut,  titik awalnya bersimpangan dengan jalan nasional di Jalan Jatinangor, dan titik akhirnya  bersimpangan dengan jalan nasional di Jalan Raya Bandung-Garut, dari Cileunyi sampai Nagreg. Kondisi jalannya, cukup bagus dan mulus.

Selain itu, ruas jalan Tanjungsari-Haurngombong. Kondisi jalannya pun cukup bagus.  Ruas jalan itu, titik awalnya bersimpangan dengan jalan nasional Jalan Raya Bandung-Cirebon di wilayah Tanjungsari. Titik akhirnya, bersimpangan dengan jalan provinsi di ruas Jalan Parakanmuncang (Kecamatan Cimanggung)-Warungsimpang (Kecamatan Pamulihan). 

Ada juga ruas jalan kabupaten yang biasa dipakai alternatif arus mudik yang kondisinya rusak ringan. Ruas jalan tersebut, yakni Jalan Cigarukgak-Buahdua. Kondisi jalannya rusak ringan. Lapisan aspalnya, ada beberapa yang terkelupas sehingga perlu perbaikan dengan aspal hotmix.

“Hanya saja, mengingat perbaikannya sudah dianggarkan dalam APBD tahun ini, sehingga belum bisa dilaksanakan sebelum Lebaran. Sebab, prosesnya hingga kini masih lelang. Meski demikian, kondisi ketujuh ruas jalan tersebut siap dilalui kendaraan pemudik,” kata Bambang didampingi Kasi  Preservasi Bidang Bina Marga, Budi Rahayu. ***

Bagikan: