Pikiran Rakyat
USD Jual 14.289,00 Beli 14.191,00 | Langit umumnya cerah, 24.8 ° C

Pencuri HP di Rumah Sakit Kena Batunya

Tim Pikiran Rakyat
SALAH seorang tersangka spesialis pencuri di lingkungan Rumkit diamankan pihak berwajib setelah aksinya terekam CCTV.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA
SALAH seorang tersangka spesialis pencuri di lingkungan Rumkit diamankan pihak berwajib setelah aksinya terekam CCTV.*/DALLY KARDILAN/GALAMEDIA

SUBANG, (PR).- Dua tersangka yang diduga kerap melakukan pencurian handphone (HP) di lingkungan rumah sakit (Rumkit) akhirnya berhasil ditangkap. Keduanya kena batunya setelah terekam CCTV yang ada di dalam ruangan Teratai Atas Rumkit Ciereng, Subang.

Keterangan yang diperoleh wartawan Galamedia, Dally Kardilan, Kamis 16 Mei 2019 di Rumkit Ciereng milik Pemkab Subang di Jalan Brigjen Katamso menyebutkan, kehilangan barang milik keluarga pasien sering terjadi namun selalu tidak terendus pelakunya. Termasuk pencurian helm kerap dilaporkan pemilik kendaraan bermotor yang menjenguk atau tidur di sana.

Bahkan pencuri handphone yang kini mendekam di tahanan Mapolsek Subang, EA (58) asal Lubuk Linggau Utara II,  Kota Iubuk Linggau, Palembang dan Tin (26) warga Cikuya, Kabupaten Tasikmalaya tidak mengakui perbuatannya dan nyaris kabur. “Secara kebetulan salah seorang wajahnya yang diduga pelaku terekam CCTV tapi tetap bungkam,“ kata petugas Satpam RS Ciereng, Angga.

Kapolres Subang, AKBP H. Muhammad Joni melalui Kapolsek Subang, Kompol Iwan Setiawan membenarkan adanya pencuri yang biasa beraksi di Rumkit atas laporan saksi korban Nining warga Tanjungsiang. “Korban yang menunggu anaknnya sakit di ruangan Teratai atas dan tertidur dibuat kaget karena sewaktu bangun HP OPPO F5 sudah raib,“ kata Kapolsek.

Ternyata ada yang dicurigai karena terekam CCTV dan kebetulan orangnya masih ada di seputaran UGD. Tersangka EA minta ijin dahulu dengan alasan mau memberi tahu dulu temannnya yang sedang menunggu pasien. Sementara rekannya Tin dimintai keterangan dan mengakui perbuatannya hingga akhirnya dilaporkan ke Mapolsek.

Polisi dan Satpam pun nyaris kehilangan jejak tersangka EA dan setelah dicari berhasil ditemukan sudah ada di dalam Terminal Bus Sukamelang dan diduga akan melarikan diri. “Barang buktinya kita temukan disimpan dekat pot bunga dan yang penting di mana pun kita berada harus waspada. Buktinya di rumah sakit saja ada yang ingin berbuat jahat,“ ungkap Kompol Iwan.***

Bagikan: