Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 15.9 ° C

Medannya Bergelombang, Tanjakan Cipadung Cukup Rawan

Nurhandoko
TANJAKAN (dari arah timur) Cipadung, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Lokasi tersebut salah satu ruas jalan di jalur utama lintas selatan yang rawan kecelakaan karena medan jalan yang bergelombang.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR
TANJAKAN (dari arah timur) Cipadung, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Lokasi tersebut salah satu ruas jalan di jalur utama lintas selatan yang rawan kecelakaan karena medan jalan yang bergelombang.*/NURHANDOKO WIYOSO/PR

BANJAR,(PR).- Dinas Perhubungan Kota Banjar mulai melakukan persiapan menghadapi arus mudik lebaran. Selain melengkapi rambu lalu lintas,  kota yang dilintasi jalur utama lintas selatan, berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah juga membuat ratusan buah tolo-tolo, tongkat kayu sebagai pembatas jalur jalan.

“Kami suudah melakukan berbagai persiapan, selain menambah rambu lalu lintas juga memperbaiki CCTV. Selain itu juga membuat 800 tolo-tolo, sebagai pembatas jalan nantinya dipasang memanjang di ruas jalan yang rawan,” tutur Kepala Dishub Kota Banjar Supratman, Rabu 15 Mei 2019.

Dia mengatakan pemasangan rambu tambahan dilakukan mulai H-7 lebaran. Rambu tersebeut untuk melengkapi rambu yang sudah ada. Selain itu dimaksudkan untuk memermudah pemudik melihat rambu petunjuk. “Kami ingin memberikan pelayanan yang baik bagi pemudik, rambu yang tepat sangat membantu,” ujarnya.

Supratman juga menambahkan beberapa titik rawan. Salah satunya adalah tanjakan Cipadung yang selama ini menjadi perhatian saat arus lalu lintas lebaran. Selain itu juga beberapa ruas jalan lain baik yang menuju wilayah Kabupaten Pangandaran maupun wilayah perbatasan anatara Provinsi Jabar dengan Prov. Jawa Tengah.

“Tanjakan Cipadung memang cukup rawan, karena medannya bergelombang cukup panjang. Kondisi jalan yang bagus, juga memungkinkan kendaraan melaju lebih cepat. Keadaan ini yang harus diwaspadai oleh pengguna jalan,” katanya.

Pemetaan

Sementara itu Kapolres Ciamis Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso mengatakan sudah melakukan pemetaan untuk menempatkan pos pengamanan, pos pengaturan maupun pos pelayanan. Pos tersebut bakal didirikan di sepanjang jalur utama lintas selatan wilayah Kepolisian Resor (Polres) Ciamis.

Rencana pendirian pos pengaman dan fasilitas lainnya bagi pemudik tersebut menjadi salah satu pokok bahasan Rapat Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2019, di Mapolres Ciamis, Rabu 15 Mei 2019. Rapat tersebut tidak hanya melibatkan unsur TN, akan tetapi juga dari Pemerintah Kabupaten Ciamis dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

“Kami sudah memersiapkan titk-titik lokasi didirikannya pos disepanjang jalur utama lintas selatan. Mulai dari wilayah Cihaurbeuti sampai dengan wilayah perbatasan dengan Kota Banjar ,” tutur Kapolres Ciamis Ajun Komisaris besar Polisi (AKBP) Bismo Teguh Prakoso, usai Rapat Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2019, di Mapolres Ciamis.

Selain mendirikan pos pengamanan, lanjutnya juga memersiapkan tempat istirahat atau rest area di beberapa tempat. Fasilitas tersebut sebagai tempat beristirahat pemudik, baik yang menggunakan sepedamotor maupun mobil.  

“Setelah menempuh perjalanan jauh pasti akan lelah, untuk itu kami mendirikan rest area. Pemudik dapat istirahat, kami juga mengingatkan agat tidak memaksakan diri jika pemudik lelah,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan untuk pengamanan lebaran juga melibatkan seluruh instansi terkait mulai dari unsur TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, PMI, Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas PU dan lainnya.***
 

Bagikan: