Pikiran Rakyat
USD Jual 14.150,00 Beli 13.850,00 | Umumnya berawan, 15.9 ° C

Kamera CCTV dan PJU Dipasang di Titik Rawan di Cirebon

Ani Nunung Aryani
*/DOK. PR
*/DOK. PR

CIREBON, (PR).- Sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas di jalur tol Palimanan-Kanci, bakal dipasangi kamera pengintai atau CCTV dan penerangan jalan umum (PJU) sebagai upaya antisipasi dan persiapan menjelang arus mudik. Pemasangan PJU dilakukan agar jalan semakin terang sehingga meminimalisir kejadian laka lantas.

Sementara pemasangan CCTV dilakukan untuk memudahkan dan mempercepat informasi kalau terjadi kecelakaan. Sehingga ketika terjadi kecelakaan petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Menurut Traffic Management Manager PT Jasa Marga Cabang Palikanci Cirebon, Agus Hartoyo, pemasangan PJU sudah dilakukan di dua titik yang rawan laka lantas yakni KM 190 dan KM 203. "Ruas jalan yang rawan kecelakaan sudah kami pasang PJU, agar para pengendara bisa lebih berhati-hati," kata Agus, Rabu, 15 Mei 2019.

Menurut Agus, masing-masing titik dipasang 10 tiang PJU model kupu-kupu, yang memiliki dua lampu kanan kiri. Dikatakan Agus, upaya lain yang dilakukan yakni, disiagakannya 6 unit mobil derek, dari  yang biasanya hanya disiagakan 3 unit kendaraan. "Semua disiapkan agar proses evakuasi saat terjadi kecelakaan bisa secepatnya teratasi, sehingga tidak sampai memunculkan masalah," katanya.

Untuk mengantisipasi pemudik yang juga ingin sekalian mengunjungi destinasi wisata belanja dan kuliner yang banyak terdapat di Cirebon, PT Jasa Marga Cabang Palikanci Cirebon, juga memasang rambu-rambu khusus wisata di dalam tol. "Rambu khusus wisata kami pasang, agar pengguna jalan tol bisa lebih mudah lagi menemukan destinasi yang akan dituju," katanya.

Menurutnya  rambu khusus wisata di jalan tol Palikanci dipasang karena Cirebon kaya akan destinasi wisata kuliner, sejarah dan belanja. Diantaranya wisata belanja Batik Trusmi, wisata kuliner di sepanjang jalan pantura dari mulai menu empal gentong sampai jamblang. Serta wisata sejarah budaya diantaranya empat keraton keraton dan situs peninggalan lainnya.

"Untuk rambu yang sudah dipasang berkaitan dengan wisata belanja. Karena di tol itu tidak sembarang rambu bisa dipasang. Karena kalau kebanyakan rambu bisa membuat pengguna jalan bingung," ujarnya.

Agus menambahkan, bagi pemudik yang ingin keluar jalan tol untuk berwisata, tidak perlu khawatir, karena begitu keluar jalan tol, banyak rambu yang mengarahkan ke tempat wisata.

Khusus untuk menu kuliner khas Cirebon, seperti empal gentong, jamblang maupun nasi lengko, sudah banyak tersedia di rest area yang berada di tol Palikanci.***

Bagikan: